Kupang, Indonesiasurya.com - Politeknik Pertanian Negeri Kupang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian yang unggul dan berdaya saing tinggi di Indonesia.
Hal ini terlihat dalam pelaksanaan wisuda periode April 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Stundet Center Politenik Pertanian (Politani) Negeri Kupang, Kamis (23/4/2026).
Sebanyak 213 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri atas 203 lulusan program Sarjana Terapan (D4) dan 10 lulusan program Diploma Tiga (D3).
Dari total tersebut, 19 orang berhasil meraih predikat pujian (cum laude), mencerminkan kualitas akademik mahasiswa yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Direktur Politani Kupang, Johanis A.Jermias, S.Pt., M.Sc. dalam sambutannya menegaskan bahwa, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak penting dalam perjalanan hidup lulusan untuk mengemban tanggung jawab sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Lulusan diharapkan mampu menjawab tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Sebagai institusi vokasi, Politani Kupang terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, berintegritas, serta memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan pertanian. Hal ini diperkuat dengan berbagai capaian institusi yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Sejak Oktober 2025 hingga April 2026, Politani Kupang berhasil mencatat berbagai prestasi penting, antara lain keberhasilan melanjutkan proses akreditasi institusi, penambahan tiga program studi Sarjana Terapan baru, serta penguatan kerja sama internasional melalui program join degree dengan Jiangsu Agri-Animal Husbandry Vocational College.
Di bidang akademik dan penelitian, dosen Politani Kupang berhasil mempublikasikan lebih dari 260 artikel ilmiah, dengan sebagian di antaranya terindeks internasional. Selain itu, telah dihasilkan ratusan buku dan ratusan hak kekayaan intelektual yang menunjukkan produktivitas dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian.
Tidak hanya itu, Politani Kupang juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “Politani Berdampak Wilayah”, yang salah satunya diwujudkan dalam pembentukan kawasan agroeduwisata di Kabupaten Kupang sebagai model pengembangan pertanian terintegrasi dengan sektor pariwisata.
Dalam aspek tata kelola, Politani Kupang turut melakukan berbagai pembenahan, termasuk peningkatan layanan akademik di mana lulusan kini dapat langsung menerima ijazah dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) saat prosesi wisuda berlangsung.
Dengan berbagai capaian tersebut, Politani Kupang semakin menegaskan posisinya sebagai Politeknik Pertanian yang tidak hanya unggul di tingkat regional, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pertanian nasional.
Melalui lulusan yang kompeten dan inovatif, Politani Kupang optimistis dapat terus berperan dalam mendukung ketahanan pangan serta mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Indonesia secara umum. (RL).