Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sebanyak 17 Sekolah Di Kabupaten Lembata Terima anggaran Revitalisasi Pendidikan Senilai 19.3 Miliar

Wenseslaus, Pemerintah pusat membuka keran perbaikan infrastruktur pendidikan melalui pos Anggaran DAK Spesifik Grand.

Indonesiasurya
Senin, 18 Agustus 2025 | 15:28:24 WIB
Wens Pukan Kadis Pendidikan Lembata

Indonesiasurya.com, Lembata - Kondisi fisik bangunan sekolah di kabupaten Lembata banyak mengalami rusak dan butuh anggaran untuk melakukan renovasi, dan sesuai data dari dinas pendidikan Lembata terdapat, 65 Persen Sekolah Dalam Kondisi Rusak Berat 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/camat-atadei-marianus-demoor-sebut-angka-stunting-kecamatan-atadei-terendah-di-lembata-tiga-tahun-terakhir 

https://indonesiasurya.com/marianus-tela-wawin-kepala-sd-inpres-paulolo-atadei-lembata-dukung-pengembangan-bakat-dan-minat-anak-siswa-sukses-pentas-musik-angklung

Guna mengatasi kerusakan berat tersebut, Pemerintah, melalui Dinas Pendidikan telah mengusulkan perbaikan dengan total anggaran 35 Miliar rupiah pada tahun anggaran 2025.

Sayangnya usulan tersebut terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah pusat.


Hal ini diterangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose Pukan kepada awak media Minggu (17/8/2025).

Menurut Wenseslaus, biasanya perbaikan sekolah yang rusak berat diperbaiki dengan Dana DAK Fisik. Namun pos anggaran tersebut ditiadakan menyusul kebijakan efisiensi.


Namun, kata Wenseslaus, Pemerintah pusat membuka keran perbaikan infrastruktur pendidikan melalui pos Anggaran DAK Spesifik Grand.

"Kami Usulkan kembali Rehab sekolah pada TA 2026, puji Tuhan Pemerintah meloloskan 17 sekolah masuk program Revitalisasi pendidikan/skolah senilai 19,3 Miliar. Tahun anggaran 2026 ini kita dapat 17 skolah, 8 SD, 8 SMP dan 1 TK.


"Proyek Sudah jalan. Sedang proses keuangan dari kementrian ke Rekening sekolah. Dinas hanya mengetahui dan melakukan monitoring.


"Sekolah bertanggung jawab penuh dengan melibatkan masyarakat, pemdes dan Komite sekolah," ujar Kadis Wenseslaus.


Berikut nama sekolah yang sedang menjalankan proyek Fisik sekolah dan isinya;
Tk Negeri 1 Nagawutun, SDK Belang, SDK Lewoeleng, SDK Buriwutung, SDK Baopukang, SDI Posiwatu, SDK Lodotofokowa, SDN Alap Atadei, SDN Waipei (skolah yang terbakar).

SMPN 5 Lebatukan, SMPN 2 Atadei, SMPN 2 Ile Ape Timur, SMP Swastika Anugerah Kasih, SMP swasta st. Gregorius, SMPN Satap Ile Wutung, SMPS Sudi Mampir Buriwutung, SMPS Swastika Lewoleba.


Kadis Wenseslaus mengingatkan seluruh Kepala Sekolah untuk menjalankan proyek tersebut sesuai petunjuk Teknis agar terhindar masalah hukum. (AT/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11