Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Soal Honor Dan Operasional PPK Dan PPS Di Lembata, Ketua KPU Sampaikan Akan Di Bayar, Sekertaris Sebut Semua Butuh Proses

Ketiadaan dukungan dana operasional dan honor bagi panitia adhock menghambat pelaksanaan kegiatan kesekretariatan, salah satunya monitoring dan pendampingan coklit data pemilih oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarli).

Indonesiasurya
Jumat, 05 Juli 2024 | 14:53:49 WIB
Ilustrasi pilkada

Lewoleba,IndonesiaSurya.Com - Anggaran Pilkada Lembata yang bersumber dari ApBD Lembata sebesar 18 Miliar, sudah cair 40% sejak Desember 2023 sebesar 7.4 miliar  dan sisa 60% Pun sudah dicairkan sejak 4 Juni 2024 namun demikian, hingga kini honor dan operasional PPK dan PPS belum dibayarkan, padahal tahapan pilkada memasuki masa coklit oleh pantarlih yang mengharuskan PPK dan PPS ikut lakukan monitoring lapangan.

Anggota Panitia adhock yang menolak namanya disebut saat dikonfirmasi mendesak KPU untuk secepatnya merealisasi anggaran operasional dan honor untuk panitia adhock. 

Ketiadaan dukungan dana operasional dan honor bagi panitia adhock menghambat pelaksanaan kegiatan kesekretariatan, salah satunya monitoring dan pendampingan coklit data pemilih oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarli). 

“ kesekretariatan tidak bisa berlangsung tanpa dukungan anggaran. Sementara disisi lain KPU berharap kami harus rutin melakukan monitoring dan pendampingan kepada Pantarli. Jadi, kalaupun kami turun monitoring dan pendampingan, terpaksa beli bensin sendiri, memang kami akui kondisi sekarang masih sangat terbatas. Hanya untuk komunikasi via WA saja, kami kesulitan karena honor belum bayar, bagaimana kami bisa ada pulsa data?,”

Hermanus Tadon ketua KPU Lembata,  dihubungi melalui sambungan seluler, Whatsup (5/7/2024) menjelaskan,  7,4 Miliar anggaran pilkada  tahap pertama dana hibah itu untuk membiayai tahapan awal Pilkada termasuk didalamnya honor dan operasional PPS.

Sedangkan honor dan operasional PPK dari dana hibah Provinsi

Herman menjelaskan, pihaknya terus berupaya agar honor dan operasional PPS bisa  dibayarkan dalam waktu dekat setelah berkoordinasi dengan pihak Bank NTT 

Dikatakan ketua KPU bahwa, Semua perjalanan dinas dalam pemantauan yang dilakukan PPK dan PPS, kami arahkan untuk dicatat nanti dibayarkan setelah operasional turun. Hal ini juga disesuaikan dengan dana operasional yang turun ke masing-masing PPK dan PPS ujar Herman 

Sementara itu, Sekertaris KPU Lembata, Kunradus Liwu, melalui pesan singkat Wa kepada media ini (5/7/2024) menjelaskan, yang pertama: honor dan operasional ppk itu ditanggung kpu provinsi. Pencairan harus melalui rekening giro untuk operasional dan rekening pribadi untuk honor. Pembayaran pake sistem aplikasi CMS masuk langsung rekening untuk pengendalian resiko. PPK hampir rampung membuka rekening giro untuk operasional dan rek pribadi untuk honor.

Liwu menjelaskan, Honor  dan operasional PPS ditanggung oleh hibah pilkada d lembata. Prosesnya sama seperti di atas, dengan rekening operasional terpisah dengan pilgub, sedangkan rekening pribadi sama dengan proses pada ppk.  Kalau sudah rampung semua, langsung cair ke masing-masing ppk dan masing-masing rekening untuk honornya.

Kunradus Liwu mengatakan bahwa, Semuanya butuh proses, mulai dari proses Pembentukan sekretariat pasca pelantikan ppk dan pps. Sekretariat terbentuk dulu baru urus rekening operasional karena, sekretariat yang kelola uang.

Mantan Sekertaris KPU Flotim ini mengatakan, Kelengkapan bahan untuk buka rekening kita butuh kerjasama ppk dan pps cepat setor saat diminta.  Kalau satu hari diminta dan hari itu dipenuhi maka proses tidak berlama-lama seperti ini.

Liwu menyampaikan terima kasih kepada media ini, untuk dukungan pengawalan yang mendorong pihaknya mempercepat proses.

Diakhir konfirmasi dengan media ini,Kunradus mengatakan, Untuk operasional ppk sudah ditransfer oleh bendahara Sedang berproses melalui aplikasi cms BANK NTT. Kiranya tidak banyak kendala di sistem aplikasi BANK NTT Demikian pin Untuk honor  tinggal menunggu konfirmasi dari bank NTT untuk kesiapan sistemnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14