Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Memalukan, Oknum Polisi Polres Lembata Diduga "Kadali" Uang BUMDES Puluhan Juta.

Frengki mengatakan dirinya bersama kepala desa sempat mencari keberadaan RB di Polres dan beberapa unit kerja lainnya pada November hingga Desember 2023, tetapi hasilnya nihi

Indonesiasurya
Rabu, 22 April 2026 | 13:59:38 WIB
Foto

Lembata - Dana Bumdes Lamadale kecamatan Lebatukan kabupaten Lembata provinsi NTT, sejumlah Puluhan Juta "dikadali" oknum polisi Polres Lembata.

Kuat dugaan uang tersebut di setor ke oknum polisi berinisial, RB untuk mengurus surat -surat kendaraan yang di beli bumdes.

Ketua Bumdes desa Lamadale mendesak Oknum Polisi tersebut untuk segera kembalikan uang milik desa.
Ketua BUMDes Desa Lamadale, Frengki Ole Pue, kepada media ini, mengaku pihaknya mengalami kerugian sebesar Rp22,8 juta setelah pengurusan dokumen kendaraan mobil L300 milik BUMDes.

Menurut Frengki, pada tahun 2023 pihaknya membeli satu unit mobil L300 untuk kebutuhan usaha BUMDes. Saat berkonsultasi di Samsat, ia mengaku bertemu seorang oknum polisi bernama RB yang menawarkan bantuan pengurusan surat-surat kendaraan.

“Waktu itu kami tanya biaya pengurusan berapa, lalu diberikan nota senilai Rp22 juta 800 ribu,” ujar Frengki.

Setelah uang diserahkan, Frengki mengaku diminta menunggu proses penerbitan STNK, BPKB, dan nomor polisi. Namun hingga lima bulan berlalu, dokumen kendaraan tak kunjung selesai.

Saat menanyakan kembali ke Samsat, ia diarahkan menemui RB yang saat itu disebut telah pindah tempat tugas ke wilayah Lamahora.

Namun, setiap kali ditemui, RB disebut terus berjanji bahwa dokumen akan selesai “minggu depan”.

“Sudah berkali-kali kami datang, siang maupun malam, tetapi selalu diputar-putar,” katanya.

Frengki mengatakan dirinya bersama kepala desa sempat mencari keberadaan RB di Polres dan beberapa unit kerja lainnya pada November hingga Desember 2023, tetapi hasilnya nihil.

Persoalan tersebut kemudian dilaporkan ke Paminal dan RB disebut sempat dipanggil dan berjanji akan menyelesaikan masalah itu, namun hingga kini tidak ada realisasi.

Karena kendaraan sangat dibutuhkan, pihak BUMDes akhirnya kembali mencari dana tambahan dan menemui Kasatlantas.

Pada Juli 2024, mereka menyetor lagi sekitar Rp22,5 juta untuk pengurusan ulang. Setelah itu, STNK dan plat kendaraan disebut langsung selesai.

“Artinya kami bayar dua kali. Kami berharap uang pertama harus dikembalikan karena itu uang BUMDes Lamadale,” tegas Frengki.

Ia menambahkan, laporan polisi telah dibuat dan pengaduan juga sudah disampaikan kepada Kapolres. Menurutnya, Kapolres saat itu mengaku terkejut dan meminta pertemuan lanjutan.

Hingga kini, keberadaan RB disebut tidak diketahui dan nomor teleponnya sudah tidak aktif.

Pihak BUMDes berharap ada penyelesaian dan pengembalian dana yang diduga "dikadali" oknum polisi tersebut.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Cara Mudah Mendeteksi Kebohongan Dalam Waktu Singkat (3 Detik) Melalui Arah Mata.

Pola ini sering di gunakan untuk melihat bagaimana seseorang memproses informasi di otaknya.

| Rabu, 22 April 2026
Seleksi Hardiknas Nagawutung 2026: Ajang Kompetisi SMP Cetak Wakil Terbaik Menuju Lembata

Dalam sambutannya, Ketua MKKS SMP Kecamatan Nagawutung, Siprianus Wedok Hala, S.Pd menegaskan bahwa kompetisi ini bukan

| Selasa, 21 April 2026
Realisasi PAD Lembata Triwulan I 2026 Tumbuh 4,6 Persen

Langkah ini akan disesuaikan dengan hasil koordinasi teknis lanjutan. Tujuannya jelas, yakni memperkuat daya beli masyar

| Selasa, 21 April 2026
Deadline 30 April Cara Bupati Lembata Menyisir Peserta JKN Salah Sasaran

Pelaporan Rutin: Progres pekerjaan harus dilaporkan secara berkala guna memantau kendala teknis di tingkat desa/keluraha

| Selasa, 21 April 2026
Skor Pengadaan Lembata Cukup, Indek Profesionalisme ASN Masih Rendah

Masalah Utamanya, malas mengunggah (upload) dokumen dari SK CPNS hingga riwayat jabatan terbaru

| Selasa, 21 April 2026
Berikut 10 Tanda kamu kurang menaarik dan membosankan Dimata orang lain.

sifat membosankan biasnya hilang ketika seseorang Mulai berani mengeksplorasi potensi unik yang ada didalam diri

| Selasa, 21 April 2026
GM GRIB Jaya Madina Kritik Keras: Longsor Berulang, Pemprov Sumut Seolah Tutup Mata

Peristiwa ini sekaligus mempertegas bahwa persoalan infrastruktur di jalur Panyabungan–Natal bukan lagi isu teknis, me

| Selasa, 21 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8