Lewoleba - Kepala puskesmas (kapus) Lewoleba kota memberi teguran keras kepada kepala ruangan UGD kota atas laporan warga tentang ketiadaan Spoid dan Jarum suntik.
Dokter almasiah kepada media ini (27/7/2026) saat bertemu di halaman kantor dinas kesehatan Lembata menjelaskan bahwa stok spoit dan Jarum suntik ada cuma pihak UGD belum melakukan permintaan.
Menurut kapus, harus ada permintaan baru barang dianfrak ke UGD kalau tidak maka, barang tetap ada di gudang dan saya pastikan soal obat dan alat kesehatan di puskesmas Lewoleba ready.
Hal senada dijelaskan kepala gudang farmasi dinas kesehatan Fransiskus Ola, bahwa terkait obat dan alat kesehatan habis pakai, stok ada di gudang farmasi.
Kita akan keluarkan dan distribusi ke puskesmas apabila ada permintaan jelas Frans
"Obat dan alat kesehatan habis pakai di gudang Dinkes ada teman-teman di puskesmas Lewoleba juga sudah anfrak mungkin bagian UGD belum lakukan permintaan ke farmasi puskesmas terang Frans.
Masih menurut Frans, Untuk kebutuhan dasar puskesmas, semua sudah ada. Ketika puskesmas ajukan permintaan dan kami layani dengan tetap mempertimbangkan dengan stok kabupaten.
Plt. Kepala dinas kesehatan Lembata, dokter Bernadus B Punang kepada media ini menegaskan bahwa, stok obat dan alat kesehatan habis pakai ready di gudang farmasi dinas
Sebelumnya Bernad dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyakat saat datang ke puskesmas. Kejadian ini menjadi masukan dan bahan evaluasi kami tegasnya
"Kami bisa keluarkan obat dan alat kesehatan habis pakai untuk keperluan puskesmas dan itu tergantung permintaan puskesmas" ungkap Bernad.
Mantan direktur RSUD Lewoleba ini menambahkan, kami mengutamakan pelayan kesehatan kepada masyarakat sehingga, kebutuhan puskesmas menjadi fokus kami agar pelayanan kesehatan bagi publik benar-benar dirasakan pungkasnya.