Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Guru Nagawutung Satukan Langkah, Perayaan HGN 2025 dan HUT PGRI ke-80 Dimulai dengan Karnaval Akbar

Iring-iringan peserta bergerak penuh semangat menyusuri rute Kampung Baru – Duawutung – Riabao, sebelum berkumpul di halaman Kantor Camat Nagawutung sebagai titik pusat rangkaian acara.

Indonesiasurya
Sabtu, 22 November 2025 | 20:16:05 WIB
Foto

Indonesiasurya.com | Nagawutung — Ratusan pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Nagawutung menumpahkan energi kebersamaan dalam karnaval akbar menyongsong Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT PGRI ke-80. Berlangsung pada sore yang sejuk, Sabtu (22/11/2025),

Iring-iringan peserta bergerak penuh semangat menyusuri rute Kampung Baru – Duawutung – Riabao, sebelum berkumpul di halaman Kantor Camat Nagawutung sebagai titik pusat rangkaian acara.


Dengan total 366 peserta, karnaval ini menjadi salah satu pembukaan HGN terbesar yang pernah diselenggarakan di kecamatan tersebut, menandai tingginya antusiasme para pendidik terhadap momentum tahunan yang sarat makna ini.

David Kobu: “Ini momentum bermartabat bagi guru Nagawutung”

Ketua PGRI Cabang Nagawutung, David Kobu, S.Pd, melepas rombongan karnaval dengan sambutan yang menggugah dan menggetarkan semangat para peserta. Ia menegaskan bahwa guru bukan hanya pelaku pendidikan, tetapi fondasi moral dan intelektual masyarakat.


“Selamat sore untuk segenap peserta karnaval. Sore ini kita berkumpul di tanah ini untuk memulai rangkaian kegiatan HGN 2025 dan HUT PGRI ke-80 tingkat kecamatan ini. Ini momentum bermartabat,” ujarnya penuh penekanan.

Suasana menjadi semakin hidup ketika ia memimpin yel:
“Hidup Guru!” — “Hidup!”
“Hidup PGRI!” — “Hidup!”
“Solidaritas?” — “Yes!”
David Kobu memaknai acara ini bukan hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai ikhtiar kolektif untuk memperkokoh peran guru di tengah arus perubahan zaman.


“Dengan memohon restu Tuhan dan leluhur Nagawutung, saya melepaskan rombongan karnaval ini dengan resmi. Berjalanlah dengan hati yang teguh, karena masa depan Nagawutung bertumbuh di pundak para pendidiknya,” tutupnya.

Pernyataan ini sontak memantik tepuk tangan panjang dari peserta yang bersiap melangkah dalam barisan karnaval.

Orasi Sepanjang Jalan: Refleksi Peran Guru sebagai Penopang Bangsa


Sepanjang perjalanan, para peserta mendapatkan suntikan motivasi dari Thomas K. Swalar, M.Pd, yang menyampaikan orasi bertajuk “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

Dalam naskah orasinya, Swalar mengingatkan bahwa guru bukan sekadar profesi teknis, tetapi vokasi yang memerlukan dedikasi, ketekunan, dan keberanian untuk terus berinovasi.

Ia menekankan bahwa guru menjadi penentu kualitas generasi emas Nagawutung.

“Jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah dicapai. Tugas kita adalah terus belajar, berinovasi, dan bekerja bersama demi pendidikan yang lebih baik,” serunya.

Orasi tersebut menjadi nyawa perjalanan karnaval, memberi ritme dan energi bagi peserta yang bergerak dengan penuh semangat.

Ketua Panitia: Menggerakkan Nagawutung Menjadi Cerdas dan Mandiri

Sementara itu, ketua panitia HGN 2025 dan HUT PGRI ke-80, Hedrikus Beda Saboon, S.Pd, memaparkan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini disusun secara komprehensif dengan tema:

“Bersama Guru Membangun Nagawutung yang Cerdas dan Mandiri Menuju Generasi Emas.”
Rangkaian acara akan berlangsung 22–25 November 2025, meliputi: Karnaval pembukaan, Bakti sosial, Perayaan Ekaristi, doa bersama, kajian tematik, Turnamen bola voli antar ranting PGRI, Lomba paduan suara, Puncak apel bendera peringatan HGN dan HUT PGRI
Hendrik menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wadah pembinaan profesional dan solidaritas guru se-Kecamatan Nagawutung.

Camat Nagawutung: “Saya mantan guru. Ini kebanggaan kita bersama.”

Dalam sambutannya, Camat Nagawutung Vitalis Hubertus Wajo, S.Sos, memberikan pesan yang kuat dan emosional. Ia mengawali dengan pengakuan bahwa dirinya adalah mantan guru, sebuah fakta yang bagi dirinya merupakan kebanggaan tersendiri.

“Saya ini mantan guru. Kita semua harus berbangga bahwa dari profesi guru seseorang bisa berdiri memimpin seperti saya hari ini,” ungkapnya.

Ia memandang karnaval ini sebagai gerakan kebudayaan, di mana guru tampil sebagai penjaga nilai, pemandu moral, dan penentu arah pembangunan daerah.

“Saya sangat bahagia. Atas nama pemerintah kecamatan, saya mendoakan Bapak/Ibu guru agar sehat dan mampu menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita,” tambah Wajo.

Makna Lebih Dalam: Karnaval sebagai Deklarasi Optimisme Pendidikan

Karnaval HGN 2025 ini tidak hanya menghidupkan ruang publik Nagawutung, tetapi juga menghidupkan optimisme baru. Kreativitas peserta, ketertiban jalur karnaval, hingga semangat orasi yang mengiringi perjalanan menegaskan bahwa guru Nagawutung adalah komunitas yang hidup, solid, dan siap bergerak bersama.

Kegiatan ini menjadi cermin bahwa pendidikan bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah, tetapi gerakan sosial yang melibatkan budaya, sejarah, dan spiritualitas lokal.

Momentum ini meneguhkan kembali peran guru sebagai sumber cahaya di tengah tantangan. Dan di Nagawutung, cahaya itu bukan hanya berkobar—tetapi menyala makin terang. (Hans)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8