Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hasil visum siapa, yang digunakan dalam kasus kekerasan terhadap Molan kampung, Anton Amo dari desa mahal Omesuri?

Dalam keterangan SP2HP menyebut hasil visum tidak ada luka akibat benda tumpul atau tajam, faktanya klien saya mengalami luka di bibir ada bukti video saat di pukul dan foto luka berdarah di bibir, Nah bagimana mungkin hasil visum menerangkan tidak ada luka? ujar Yohanes.

Indonesiasurya
Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:23:25 WIB
Anton Amo dan Karol

Omesuri,Indonesiasurya.com - Yohanes Carolus S.H.,M.H kuasa hukum dari Antonius Amo, Molan (Dukun) kampung dari desa Mahal kecamatan Omesuri kabupaten Lembata, yang jadi korban penyelesaian masalah tanah difasilitasi oleh ketua dusun desa tersebut mengatakan, pihaknya telah menerima SP2HP namun ada kejanggalan.

Dalam keterangan SP2HP menyebut hasil visum tidak ada luka akibat benda tumpul atau tajam, faktanya klien saya mengalami luka di bibir ada bukti video saat di pukul dan foto luka berdarah di bibir, Nah bagimana mungkin hasil visum menerangkan tidak ada luka? ujar Yohanes.

satu hal lagi menjadi pertanyaan, SP2HP mencantumkan tanggal 5 Agustus 2024 keluarnya hasil visum sedang menurut klien saya dia di visum tanggal 13 Juli 2024 dan pada tanggal tersebut juga hasil visum  langsung di berikan oleh dokter yang memeriksa kepada penyidik di saksikan oleh Korban, pertanyaannya hasil visum siapa yang di pake untuk gelar perkara tanggal 6 Agustus 2024 sebagaimana dalam SP2HP tertanggal 7 Agustus 2024 yang kami terima?

Yohanes menegaskan bahwa jangan ada oknum-oknum yang coba bermain dalam perkara ini, kita lagi telusuri kebenaran hasil visum tersebut karena kita duga SP2HP tidak sesuai dengan hasil visum, jika ada yang coba-coba mengaburkan hasil Visum maka kita minta Kapolres Lembata segera di proses sesuai hukum yang berlaku.

Dengan berbagai kejanggalan yang ditemui dalam penangan perkara di tingkat penyelidikan, pengacara lulusan unmer malang ini menyampaikan akan menyurati Kapolres Lembata agar keluarga korban dapat audiens bersama Bapak Kapolres. 

kita berharap dengan pertemuan itu, perkara ini dapat menjadi terang dan tidak ada yang di tutup-tutupi tandas Yohanes.

Mahmud Moi salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut, konfirmasi melalui telpon seluler menuturkan bahwa, kejadian pemukulan itu memang benar adanya, dan terjadi di ruang pertemuan balai desa mahal.

"Pemukulan kepada tokoh adat, yang dilakukan oleh ketua BPD Mahal, bukan hanya dirinya yang melihat tapi yang lain juga tahu karena, peristiwa itu terjadi saat kami rapat mediasi di desa yang difasilitasi dusun 2 dan 3 masalah tanah.

Moy menuturkan pada awalnya Suasana berjalan biasa saja, namun ketika bapak Anton membantah tuduhan pelaku, disitu suasana mulai memanas. Saya melihat pelaku mengayunkan tangan kirinya, tepat di mulut korban. 

"Bagi saya tindakan ketua BPD ini, tidak mencerminkan ketokohan dia (pelaku), mesti sebagai tokoh dia (MMO) memberikan contoh yang baik dengan tindakan yang benar" ungkap Muhamad Moi.

Sebelumnya Martinus Meang Odel (MMO) melalui sambungan seluler, (23/7/2024) menjelaskan bahwa, tidak benar dirinya memukul Anton Amo tokoh adat desa mahal.

Dikatakan ketua BPD Mahal kecamatan Omesuri ini bahwa, pada hari Sabtu, 20/7/2024, dusun 2 dan dusun 3: desa mahal mengundang kami masyarakat untuk rapat mediasi masalah tanah. ketika itu menurut Meang Odel, dirinya duduk bersebelahan dengan Antonius Amo. 

Waktu rapat mediasi saya bicara lebih dulu lalu Anton Amo diberi kesempatan bicara terang Odel. lalu lanjut diskusi ketika saya kembali bicara, Anton Amo potong dan terus bantah. saya sampaikan untuk dia (Anton Amo) diam karena ketika dia bicara saya diam dan dengar tapi dia tidak gubris dan saya angkat tangan tunjuk-tunjuk ke dia tapi tangan saya ditepis oleh Anton amo.

"yang terjadi sebenarnya itu saya hanya tunjuk-tunjuk dan tidak sampai pukul dan saya punya saksi kepala dusun 2 dan dusun 3" ujar Ketua BPD Mahal ini.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5