Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Lembata Kembali Tunjukkan Taji di Sektor Pertanian Panen 7 Ton Per Hektar

Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, edukasi kepada petani harus terus diperkuat agar pertanian di Lembata semakin maju

Indonesiasurya
Kamis, 21 Mei 2026 | 00:52:33 WIB
Foto

PETUNTAWA – Kabupaten Lembata kembali menunjukkan kemajuan signifikan, tidak hanya lewat capaian indikator ekonomi makro, tetapi juga melalui perkembangan pesat sektor pertanian. Hal ini terlihat jelas dalam kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar PT Silvano Maynard Jaya (SMJ) di Desa Petuntawa, Kecamatan Ile Ape, Rabu (20/5).

Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menegaskan bahwa capaian pembangunan daerah saat ini merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. 

Ia mengungkapkan, Lembata saat ini mencatatkan prestasi membanggakan sebagai daerah dengan penurunan angka pengangguran tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus meraih penghargaan Indeks Pelayanan Publik dari Kementerian Dalam Negeri.

"Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, edukasi kepada petani harus terus diperkuat agar pertanian di Lembata semakin maju, mandiri, dan berdaya saing," ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.

Dalam acara yang juga dihadiri Direktur PT SMJ Silvester Sudin, Romo Deken Lembata RD. Blasisius Masan Kleden, serta perwakilan perusahaan mitra dan jajaran OPD ini, ditunjukkan nyata bagaimana potensi alam dimaksimalkan. 

Silvester Sudin memaparkan, dengan penerapan konsep '5P' dan penggunaan benih unggul NK Sumo Sakti 7328, produktivitas lahan mampu mencapai 7 ton per hektare dalam masa tanam sekitar 120 hari.

"Profit yang sesungguhnya bukan hanya uang, tetapi perubahan pola pikir masyarakat untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif," tegas Silvester.

Perusahaan juga berkomitmen memperluas investasi, mulai dari pembangunan infrastruktur pertanian, gudang penyimpanan, hingga rencana pengadaan alat pengering dan silo seiring peningkatan luas lahan.

Sementara itu, Romo Deken Blasisius Masan Kleden mengapresiasi transformasi kawasan yang dulunya lahan kering kini menjadi hamparan pertanian yang menjanjikan. Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kerja keras, spiritualitas, serta pelestarian kesuburan tanah demi keberlanjutan usaha tani.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Muhamad Nasir menyoroti upaya strategis Pemkab Lembata dalam memangkas biaya produksi dan distribusi. Pemerintah terus berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI, Ditjen Perhubungan Laut, PT ASDP, dan PT Pelni untuk memperkuat konektivitas laut serta menghadirkan kontainer subsidi.

"Pemda berkomitmen memotong rantai logistik agar hasil pertanian masyarakat memiliki daya saing dan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani," ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Lembata berharap sektor pertanian khususnya jagung tidak hanya berhenti pada tahap panen, tetapi mampu berkembang ke arah hilirisasi industri yang dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru, sejalan dengan tren positif penurunan angka pengangguran yang sedang diraih saat ini. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5