Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Ketua Fraksi PDIP DPRD Lembata Minta KPAD Klarifikasi Terkait Data 85 % Siswa Di Lembata Seks Bebas ke Publik.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Lembata ini, secara tegas meminta agar data yang telah di Publikasi Harus di klarifikasi oleh KPAD sehingga terang benderang.

Indonesiasurya
Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:49:05 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Rapat dengar Pendapat umum DPRD Lembata bersama Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) yang semula sempat ditunda karena, KPAD Absen saat diundang akhirnya jadi di gelar diruang sidang DPRD Lembata (29/10/2025).

Ketua Fraksi PDIP Sebastianus Muri usai RDPU kepada indonesiasurya.com mengatakan bahwa phaknya meminta agar KPAD segera memberikan klarifikasi ke publik terkait data yang telah membuat resah masyarakat Lembata itu.

Muri mempertanyakan asal.muasal data yang dipublikasi KPAD karena, ternyata berbeda dengan beberapa lembaga lain seperti, dinas kesehatan, dinas pendidikan maupun pengawas SMA di Lembata jadi kita bertanya-tanya dari mana data yang di sampaiakan KPAD?

Ketua Fraksi PDIP DPRD Lembata ini, secara tegas meminta agar data yang telah di Publikasi Harus di klarifikasi oleh KPAD sehingga terang benderang.

Sebastianus .Muri Menjelaskan, kalau data yang dipublikasi berbeda-beda ini kita patut menduga ada apa?

Dijelaskan muri bahwa data dari Dinas kesehatan,, dinas pendidikan dan Korwas SMA
Saling bertentangan

"Dinas kesehatan tidak akui data KPAD atau bahasa yang digunakan kadis kesehatan dokter Geril bahwa datanya buram" ujar muri.

Data KPAD berdasarkan konseling di 16 sekolah bahwa ada 85% terpapar. Seks bebas namun tidak dijelaskan sekolah mana saja yang dikunjungi KPAD untuk mengambil sampel.

Dinas pendidikan konseling 16 sekolah dengan jumlah siswa peserta sebanyak 7119 anak dan tidak ada temuan yang sesuai dengan pernyataan KPAD.

Lanjut Muri jika didasarkan data SIHA atau IMS dari dinas kesehatan kabupaten Lembata maka sejak tahun 2012 hingga tahun 2025 terdapat, 361 dimana itu sudah termasuk 27 kasus baru pada tahun 2025 ini.

Data KPAD yang terpapar 85% itu salah.
KPAD harus koordinasi karena sebagai mitra jangan melempar data mentah ke publik tanpa ada koordinasi dengan pihak terkait.
Publikasi data harus dari juru bicara dan jangan serta merta sehingga tidak mencemaskan publik.

Memang terungkap juga bahwa pada tahun 2023 lalu, KPAD  sudah dilaporkan ke pemerintah tapi belum ada tindak lanjut.

Fraksi PDI-P secara tegas minta agar ada kordinasi lintas sektor untuk data yang baik demi kewibawaan pemerintah dan kabupaten Lembata.

Fransiskus Namang pimpinan rapat dengar pendapat bersama KPAD menyampaikan Kesimpulan dan  Rekomendasi RDPU DPRD bersama KPAD dalam Pembahasan Terkait Gambaran Umum Situasi HIV Aids di Kabupaten Lembata Rabu 29/102025

1. Mendesak pemerintah  (pengurus KPAD) agar melakukan klarifikasi kepada Publik terkait data yang diberitakan KPAD  di Media Lokal dan Nasional.
2. Mendorong Pemerintah agar membenahi struktur KPAD
3. Mendukung kerja-kerja KPAD, namun dalam pemberitaan perlu menjaga etika atau perasaan publik,  dan pemberitaan perlu mendapat persetujuan smua pengurus KPAD krna terkait data sehingga tdk terjadi bias informasi.
4. Mendoeong adanya alokasi anggaran KPAD  pada APBD TA 2026.

Hasbi Lapar Making anggota Fraksi Demokrat DPRD Lembata kepada indonesiasurya.com mengungkapkan dengan data yang bombastik seperti ini bisa membuat, Nama daerah jadi jelek

"Yang saya soroti adalah informasi terkait penjualan foto bugil antara guru dan murid. Ini harus segera di tindaklanjuti karena itu merusak citra guru dan generasi Lembata." Tegas Hasbi

Saya minta agar KPAD untuk segera klarifiaksi dengan kordinasi komponen bidang yang lain. .


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5