Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kisruh Liga II PSSI Lembata Terang: Tak Ada Kepentingan Tersembunyi, Perangkat Pertandingan Dihukum Satu Tahun

Syukur menjelaskan, Komisi Disiplin (Komdis) sejauh ini belum bisa mengambil keputusan karena secara teknis belum ada masalah yang masuk secara resmi. Semua bermula dari keputusan wasit di lapangan. Ketua ASKAB sudah meminta laporan tertulis dari wasit, namun hingga saat ini laporan tersebut belum diterima.

Indonesiasurya
Senin, 26 Oktober 2026 | 21:16:18 WIB
Syukur wulakada

LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM- Sengketa pertandingan Hidup FC melawan KKO FC di ajang Liga II PSSI Lembata mulai menemukan kejelasan. Sekretaris ASKAB Lembata, Syukur Wulakada kepada media ini (26/10/2026), memaparkan kronologi lengkap sekaligus menegaskan tidak ada kepentingan pihak tertentu di balik persoalan ini.

Syukur menjelaskan, Komisi Disiplin (Komdis) sejauh ini belum bisa mengambil keputusan karena secara teknis belum ada masalah yang masuk secara resmi. Semua bermula dari keputusan wasit di lapangan. Ketua ASKAB sudah meminta laporan tertulis dari wasit, namun hingga saat ini laporan tersebut belum diterima.

"Komdis tegaskan: belum ada masalah yang bisa diproses. Semua berpulang pada keputusan wasit," ujar Syukur.

Dalam proses penyelesaian, Inspektur Pengawas (IP) memanggil kedua tim untuk mendengarkan keterangan, termasuk mempertimbangkan bukti rekaman video yang diajukan. ASKAB juga memberikan ruang bagi manajemen KKO FC untuk bertemu langsung dengan perangkat pertandingan guna mengonfirmasi peristiwa berdasarkan dua keputusan wasit utama di lapangan. Namun, panitia menyatakan tidak bisa memunculkan perangkat pertandingan untuk dimintai keterangan.

Satu pengakuan penting dari ASKAB: adanya kesalahan prosedur administrasi. Panitia menerbitkan jadwal pertandingan ulang hanya berupa flayer, tanpa didahului penyelesaian administrasi dan keputusan resmi. Atas dasar itu, Komdis memutuskan membatalkan seluruh jadwal yang telah dikeluarkan secara sepihak.

Pada pertemuan putaran kedua, sekretaris Askab Lembata, Syukur Wulakada memilih tidak hadir dengan alasan pertemuan tersebut tidak memberikan nilai tambah yang berarti. Meski begitu, ASKAB tetap memberikan ruang bagi KKO FC untuk menempuh jalur banding ke Komite Banding.

Langkah tegas akhirnya diambil Komdis. Perangkat pertandingan pada laga tersebut dijatuhi hukuman dilarang memimpin atau bertugas dalam pertandingan selama satu tahun ke depan.

Syukur kembali menegaskan: "Kekisruhan yang terjadi ini tidak ada kepentingan siapa-siapa. Jangan selalu dikaitkan setiap peristiwa dijadikan alas hak atas sebuah kepentingan."

"Sepak bola adalah persahabatan. Biarkan bola terus mengalir. Kita semua berharap agar bola terus bergulir dengan hati," pesan Syukur menutup penjelasannya. (Tim)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

PBVSI Cup I Lembata 2026 Resmi Dibuka: Bukan Sekadar Juara, Lahirkan Atlet Berkarakter

Prestasi Tidak Datang Secara Kebetulan Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan: prestasi lahir dari disiplin, latihan k

| Senin, 26 Oktober 2026
ETMC XXXV Flotim 2026 Kembali ke Jalur, Kick Off 14 November

Kepastian ini disambut sukacita oleh seluruh pecinta sepak bola di Flores Timur. Semangat "El Tari" yang selalu menjadi

| Senin, 26 Oktober 2026
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wabup Nasir Sampaikan 5 Pesan Penting bagi Santri Lembata

Perjuangan zaman sekarang tidak lagi mengangkat senjata, melainkan melalui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan t

| Senin, 26 Oktober 2026
Telkomsel Targetkan Internet Lembata Normal 1 November, Kabel Laut Putus di Perairan Adonara

Paskalis menjelaskan, terputusnya kabel laut membuat jalur data utama Lembata ke luar pulau terhenti. Untuk mengurangi d

| Senin, 26 Oktober 2026
Anatomi Bangkrutnya Kemandirian Fiskal Sikka: GMNI Soroti Ketimpangan Besar APBD 2026

Berdasarkan data APBD TA 2026, total pendapatan daerah Kabupaten Sikka mencapai Rp 1,266 triliun. Sebagian besar pen

| Minggu, 25 Oktober 2026
Coffee Shop Tawwa Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Paccelang

Coffee Shop Tawwa, lebih dari sekadar tempat menikmati kopi. Ada kepedulian yang mengalir, ada harapan yang tumbuh, dan

| Minggu, 25 Oktober 2026
Kawasan Wisata Waijarang Dijadikan Tempat Buang Sampah Ilegal

“Dulu kawasan ini bersih dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan. Sekarang tiap malam ada yang datang membuang sampah se

| Jumat, 23 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15