Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


KPH Lembata Gelar Rekonstruksi Pal Batas Kawasan Hutan

Menurut Lawe, program rekonstruksi batas kawasan hutan merupakan tindak lanjut proses orientasi yang dihadiri camat Lebatukan, camat Nubatukan, camat wulandoni dan camat Nagawutun, BPN, PUPR, Tatapem dan KPH.

Indonesiasurya
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32:49 WIB
Linus lawe kepala kph Lembata

Lembata - Sedikitnya 1080 PAL Batas yang tersebar di 30 desa, 4 kecamatan yang terbentang sepanjang 153 km di kawasan hutan Hadakewa Labalekan, di kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mulai direkonstruksi .

Proses rekonstruksi dimaksudkan untuk mengembalikan ke posisi semula.

Hal tersebut disampaikan kepala KPH Kabupaten Lembata, Linus Lawe kepada media ini, Selasa (28/7/2026) di ruang kerjanya.

Menurut Lawe, kondisi PAL Batas yang tersebar dua kawasan hutan Hadakewa Labalekan dengan luas 35.000 ha itu ada yang masih utuh, ada yang rusak dan ada pula yang hilang bahkan bergeser dari titik koordinat yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses rekonstruksi sendiri dilaksanakan KPH setempat sejak 21 Juli 2026. Program tersebut  ditergetkan berakhir pada 8 Agustus 2026.

Menurut Lawe, program rekonstruksi batas kawasan hutan merupakan tindak lanjut proses orientasi yang dihadiri camat Lebatukan, camat Nubatukan, camat wulandoni dan camat Nagawutun, BPN, PUPR, Tatapem dan KPH.

"Kita mengerahkan 4 tim yang bergerak di lapangan. Dan saya memastikan sebelum pemasangan PAL Batas Kawasan hutan, harus dilakukan sosialisasi kepada warga. Proses ini menjadi jawaban atas berbagai konflik yang terjadi bersama warga," ujar Lawe.

Disebutkan, sejumlah konflik yang terjadi seperti proses hukum warga desa Paubokol yang harus berhadapan dengan hukum karena menebang kayu di dalam kawasan hutan. Ada pula dua warga dari Kelurahan Lewoleba Barat mengadu ke KPH. Kedua warga tersebut mengaku kaget setelah mendapat peringatan dari Badan Pertanahan bahwa proses pembelahan sertifikat tanah yang akan didiami itu berada di dalam kawasan hutan.
"Saya mendapat pengaduan masyarakat berkaitan konflik seperti ini. Dan saya sampaikan kepada warga bahwa proses ini akan ditangani oleh KPH sebagaimana tujuan program rekonstruksi yang sedang kami jalankan saat ini. Proses rekonstruksi sendiri dapat menempatkan pemukiman warga keluar atau masuk dalam kawasan seiring perkembangan pemukiman," ujar Lawe.

Kabupaten Lembata sendiri memiliki 8 kawasan hutan yakni Ile Kedang, Ile Papar, Hadakewa Labalekan, Natu, Ile Mahino, Ile Mingar, Ile Paugora dan Ile Lewotolok. (Tim). 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Resmi LBH SIKAP Lembata berubah nama menjadi LBH SIKAP Nusa Tengara Timur.

YLHB SIKAP memiliki kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk diantaranya adalah LBH SIKAP Lembata

| Senin, 27 Juli 2026
Memalukan, Dinkes Gagal Urus Spoit dan Jarum Suntik Untuk UGD Puskesmas kota Lewoleba

Masyarakat berharap dinas kesehatan Lembata melakukan pembenahan dan memberi teguran keras kepada para pihak yang berta

| Senin, 27 Juli 2026
Setelah dilantik Sebagai Kepala BGN, Sudaryono dapat salam dari wilayah terpencil termasuk Lembata NTT.

Menurut Ketua Bintang Olimpic Indonesia ini, Mas Dar adalah sosok yang dapat dipercaya membawa Badan Gizi Nasional berja

| Minggu, 26 Juli 2026
Petrus Soba Lewar Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba Diduga Lindungi Pegawai "Nakal"

Informasi adanya kredit di tahun 2019 baru diketahui oleh klien kami Ketika pegawai PT Taspen menawarkan Pinjaman Pensiu

| Sabtu, 25 Juli 2026
Penggeledahan Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu oleh KPK Tuai Tanda Tanya Publik

Kondisi simpang siur ini mendorong masyarakat Kota Bengkulu, aktivis pemerhati anti-korupsi, Lembaga Swadaya Masyarakat

| Sabtu, 25 Juli 2026
Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Lewobelen Berjalan Lancar dan Penuh Antusiasme

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan desa sebagai pilar utama

| Sabtu, 25 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3