Lewobelen – Pemerintah Desa Lewobelen menggelar kegiatan Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya koperasi dalam memperkuat ekonomi desa.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Lewobelen yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lewobelen menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui prinsip gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian ekonomi.
Melalui koperasi ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap permodalan, pemasaran hasil usaha, serta berbagai layanan ekonomi lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Koperasi diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat dengan berbagai unit usaha seperti simpan pinjam, penyediaan sembako, layanan kesehatan, serta pengembangan usaha mikro dan pertanian yang sesuai dengan potensi desa.
Peserta sosialisasi tampak aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait mekanisme keanggotaan, tata kelola koperasi, hingga manfaat yang akan diperoleh masyarakat apabila bergabung menjadi anggota KDMP.
Antusiasme tersebut menunjukkan adanya harapan besar masyarakat agar koperasi dapat menjadi wadah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Lewobelen.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Desa Lewobelen berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang kuat, KDMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan menuju kesejahteraan bersama.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkeadilan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan nasional.