Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Membuka Tabir Gelap Penerima Kios Di Pasar Pada Lembata, Benarkah ada Mafia, dan Makelar?

kios yang ada dipasar itu berjumlah 56 buah yang diprioritaskan bagi 46 pedagang yang terdampak langsung atas revitalisasi bangunan pasar tersebut.

Indonesiasurya
Kamis, 12 Juni 2025 | 20:15:06 WIB
Kabid perdagangan Koperindak Lembata

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Tabir gelap dugaan carut marut pembagian kios di pasar pada kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata mulai tersingkap, Mikael Wawin Kabid perdagangan Dinas Koperindak Lembata buka Suara.

Kepada awak indonesiasurya.com (11/6/2025) Mikel mengatakan, kios yang ada dipasar itu berjumlah 56 buah yang diprioritaskan bagi 46 pedagang yang terdampak langsung atas revitalisasi bangunan pasar tersebut.

Ukuran bangunan, 6x21 dengan rincian satu petak 3x3 jadi ada 4 deret yang terbangun artinya ada 14 kios satu deret, dikali 4 deret maka total ada 56 buah petak kios

Kemarin saat pembagian kunci memang saya ada halangan karena antar anak untuk daftar sekolah di larantuka ujar Wawin

Lanjutnya, Dari total 56 petak kios kami prioritaskan pada mereka yang sebelumnya punya kios di lokasi tersebut,  diluar mereka yang berjualan di bale-bale sebanyak 9 orang.

Jelas Kabid perdagangan ini bahwa, dulu pemerintah bagun ada 14 petak kios, yang dalam perjalanan waktu ada tambal sulam jadi ketika pendataan terakhir itu, ada 46 pedagang yang miliki kios di tempat itu dan menjadi prioritas pertama untuk mendapatkan kios

Di pembagian kedua itu adalah, mereka yang tidak punya bangunan kios, tapi punya bale-bale dan grobak sebagai tempat jualan.

Mereka ini kami data juga meski bukan sebagai pihak yang berdampak langsung.

Mereka yang terdampak tidak langsung  ada 9, meski sebetulnya ada lebih tapi, karena kami mendapat masukan bahwa, diantara para penerima itu, ada, pasangan suami, istri. Tentu ini tidak mungkin kita berikan karena suami dan istri,  ada juga, satu keluarga, bapak, mama, anak jadi kami lakukan verifikasi ulang dan menurut kami, mereka yang berkoar koar ini punya kepentingan terselubung ungkap Wawin.

Semua pedagang dipasar Kita lihat sama, akan tetapi prioritas tetap pada mereka yang terdampak langsung.

Sementara terkait tudingan yang dialamatkan ke dirinya, Mikael Wawin tegas mengatakan, Soal uang kalau mereka punya bukti  silakan lapor.

"Coba tanya Abdul Gani dia punya petak kios yang pernah kita bagi yang kini sudah berganti nama itu di jual atau apa?" Tanya Wawin.

Kios Itu barang pemerintah, jadi kalau sudah tidak digunakan, mestinya kembalikan kepada pemerintah bukan, dipindah tangan dengan transaksi uang dan bisa diselidiki bahwa ada transaksi dibawah tangan  ujar Mikel.

Lanjut Kabid yang cukup lama bergelut dengan para pedagang ini bahwa dirinya cukup paham dengan watak sejumlah pedagang di pasar pada.

Rapat terakhir dengan Gani, dia yang minta agar nama Maria NH dan suami Melki T Hapu dikeluarkan dari daftar karena mereka tidak punya kios. Mereka hanya jualan di bale-bale terang putra Atadei ini.

Publik pun bertanya-tanya benarkah ada mafia dan makelar di Pasar pada Lewoleba?

Berikut 6 orang terdampak tidak langsung
Samsul Rani (istri Gani)
Muklis
Melkianus T Hapu
Hendrik
Anton Balen
Maria NH (istri Melki)
Ditambah 3 penjual ikan maka, jumlah pihak yang alami dampak tidak langsung menjadi 9 orang

Untuk penjual ikan mereka sudah iklas tidak tempati kios, termasuk Maria NH yang sepakat karena suami sudah dapat sehingga dirinya keluar dari daftar

Sementara itu kepala dinas Koperindak Lembata, Wilhelmus Yopa kepada media ini menjelaskan bahwa perihal, penempatan kembali yang tidak sesuai posisi semula dapat di jelaskan bahwa, pada Rapat awal konsolidasi untuk pembongkaran dan relokasi sementara dalam rangka pembangunan petak kios yang baru, kita berikan jaminan bahwa semua pedagang terdampak (50 orang) akan mendapatkan petak kios permanen yang baru ini. Setelah bangunan selesai kami lakukan rapat bersama lagi dan salah satu kesepakatannya adalah, pembagian tidak dilakukan melalui undian seperti biasanya tetapi dibagi dan diurutkan berdasarkan jenis barang jualan. Sehingga jualan sejenis menempati blok yang sama atau saling berhadapan.

Menurut Yopa, 50 orang pedagang yang teridentifikasi pada saat pembongkaran awal, dalam perjalanan terverifikasi lagi bersama Koordinator dalam beberapa kali pertemuan teknis. Termasuk 3 orang penjual ikan kering di persuasif untuk tidak menggunakan petak kios permanen karena akan mengganggu kenyamanan. Termasuk menyetujui 2 orang pedagang diijinkan memiliki 2 petak karena, jumlah jualannya banyak. Dan menambah satu orang pedagang yang terdampak oleh pembangunan Pagar.
.

Lanjut Kadis, Terdapat 5 petak yang belum diserahkan dan direncanakan untuk mengakomodir arahan  penjualan Saprodi, mendukung program NTT (nelayan tani ternak) termasuk untuk penjualan komoditi pertanian, juga pos keamanan dan kantor. Pengelola pasar.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8