MAKASSAR — Keuskupan Agung Makassar menggelar Buka puasa bersama dengan mengusung tema "Berjalan Bersama Dalam Merajut Persaudaraan Sejati, Untuk Indonesia Damai, Harmoni dan Rukun"
Kegiatan ini berlangsung di Aula Keuskupan Agung Makassar, Jalan Thamrin no 5-7, Kota Makassar, Senin (9/3/2026).
Kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Keuskupan Agung Makassar berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. .
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Polrestabes Makassar yang mewakili Kapolrestabes Makassar, kemudian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Makassar bersama sejumlah undangan dari berbagai latar belakang agama dan komunitas masyarakat.
Ketua FKUD Kota Makassar. Mgr. Fransiskus Nipa dalam sambutannya, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi lintas agama serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat. Buka puasa bersama tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kota Makassar.
Uskup Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Keuskupan Agung Makassar dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan antar umat beragama.
Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ia juga menekankan pentingnya membangun dialog dan kerja sama lintas iman demi menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun. Justru keberagaman menjadi kekuatan untuk bersama-sama merajut persaudaraan sejati demi Indonesia yang damai, harmonis, dan rukun,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi tradisi positif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persatuan dan kebersamaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama, sebelum para tamu undangan menikmati hidangan berbuka puasa dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh nilai toleransi dan mempererat hubungan antar umat beragama di Kota Makassar, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang saling menghargai.(Bara/makasar)