Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Refleksi Akhir Tahun: GMNI Evaluasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur

Di tahun pertama pemerintahan ini mestinya dapat menumbuhkan harapan dan optimisme publik, namun dengan beberapa isu dan kebijakan seperti yang saya uraikan di atas membuat kita kembali bertanya apakah lompatan jauh itu bisa terwujud atau hanya dongeng pengantar tidur semata, kata Sarinah Ecik Baodai sapaan akrabnya.

Indonesiasurya
Selasa, 09 Desember 2025 | 13:04:40 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Larantuka - Di tahun pertama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur ADD-IBU. GMNI Flores Timur menilai jalanya roda pemerintahan daerah belum secara efektif dan efisian dan beberapa kebijakan dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Kepada media Sekretaris DPC GMNI Flores Timur Maria Margareta Masa Baodai menilai tahun pertama pemerintahan ADD-IBU masih jauh dari kata berhasil. Banyak kebijakan yang membuat kita tidak bisa berharap banyak dan agaknya tahun pertama ini membuat kita berfikir dengan pesimis apakah lompatan jauh seperti yang di janjikan tersebut bisa terwujud atau hanya jargon janji kampanye semata. Pasalnya ada kebijakan-kebijakan yang membunuh optimisme publik seperti:

- Penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan rasionalisasi anggaran yang tidak efektif, yang menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan
- Pemotongan tunjangan ASN dan PPPK sebesar 50 persen, sementara tunjangan DPRD tidak tersentuh, yang menunjukkan kebijakan yang cukup arogan.
- Pembatalan proyek hunian tetap (huntap) di Noboleto karena kurangnya kajian mendalam, yang menunjukkan kurangnya kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola proyek.
-Rencana pinjaman 30 Miliar untuk mendongkrak ekonomi dan pembangunan infrastruktur daerah yang menuai tanda tanya besar di benak publik.

Di tahun pertama pemerintahan ini mestinya dapat menumbuhkan harapan dan optimisme publik, namun dengan beberapa isu dan kebijakan seperti yang saya uraikan di atas membuat kita kembali bertanya apakah lompatan jauh itu bisa terwujud atau hanya dongeng pengantar tidur semata, kata Sarinah Ecik Baodai sapaan akrabnya.

Senada dengan itu, Ketua DPC GMNI Flores Timur Kerisantus Kenato mempertegas bahwa tahun pertama pemerintahan ini masih jauh dari yang di harapkan. Jika kita menelisik lebih dalam dari awal, banyak kebijakan yang dapat di pertanyakan dampaknya terhadap peningkatan PAD seperti pengadaan Videtron Rp.750.000.000 dan sound system Rp. 500.000.000 dengan total besaran Rp.1,2 Miliar serta Vestifal Solor Fun Run Rp.500.000.000, yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan hanya menghambur - hamburkan uang dan mengafirmasi minimnya kreatifitas Pemda dalam meningkatkan PAD.

Belum lagi, banyak pengadaan proyek-proyek pembangunan di pemerintahan yang syarat akan trik dan intik yang membuat publik menduga bahwa proses pengadaan proyek tersebut menunjukan adanya praktek orang dalam dan politik balas budi yang tentunya melibatkan transaksi dibawah meja. Hal ini membuat publik kembali bertanya dimana tagline setan transparansi yang digembar-gemborkan itu, kata Bung Ato sapan akrab Krisantus

Lebih lanjut Bung Ato  menegaskan; Apalagi jika kita sandingkan kinerja Bupati dan Wakil Bupati di tahun pertama ini dengan janji kampanyenya membuat rasa optimisme publik berlahan menjadi luntur. Pemotonagan  Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)  ASN dan PPPK, sebesar 50%, sementara gaji dan tunjangan DPRD serta Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur perbulan yang begitu fantastik tetap utuh tak tersentuh membuat publik bertanya-tanya akan keberpihakan pemerintahan daerah ini. Sebagai pimpinan harusnya menunjukan contoh dan teladan yang baik, jika ingin memangkas penghasilan harusnya dimulai dari pimpinan eksekutif dan legislatif terlebih dahulu baru bawahanya kemudian, bukan mengorbankan ASN dan PPPK dan para pemangku kebijakan yang harusnya menjadi garda terdepan malah tutup mata. Saat mau pemilu dan pilkada baru membanjiri rakyat dengan janji kampanye akan adanya kemajuan dan kesejahteraan, saat ekonomi daerah sedang sulit, malah birokrat yang dikorbankan. Ini namanya "kepala yang memutuskan, ekor yang diputuskan" Sentil Bung Ato dengan nada satir.

Apalagi seperti yang kita ketahui, peredaran uang di pasar Kabupaten Flores Timur ini mayoritasnya dari transaksi jual beli para pedagang dengan para ASN dan PPPK yang turut menyumbang PAD. Namun dengan pemotongan, maka peredaran uang di pasar juga tentunya akan berkurang dan berampak bagi pendapatan pedagang kecil dari desa-desa yang berjualan di pasar selama ini. Tutup Bung Ato.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5