Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sambut Hari AIDS Sedunia, Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama

Para pendidik dinilai sebagai kelompok strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan secara benar kepada para siswa dan masyarakat luas.

Indonesiasurya
Sabtu, 22 November 2025 | 07:45:39 WIB
Foto

Indonesiasurya.com | Lembata – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata bekerja sama dengan seluruh Puskesmas menginisiasi kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait HIV/AIDS serta melaksanakan kunjungan anjangsana kepada para tokoh agama di Kabupaten Lembata.

Rencana tersebut telah disampaikan kepada seluruh Puskesmas sebagai penyedia layanan kesehatan primer dan mendapatkan respons yang positif.

Salah satu unit kerja yang telah melaksanakan kegiatan tersebut adalah Puskesmas Lewoleba, yang pada Jumat, 21 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Guru, mengadakan sosialisasi dan edukasi HIV/AIDS bagi para guru di Pantai Wisata Wulen Luo.

Dalam suasana kegiatan yang berlangsung di area pantai tersebut, Tim Sosialisasi HIV/AIDS Puskesmas Lewoleba memanfaatkan kesempatan untuk memberikan paparan menyeluruh mengenai pencegahan, mekanisme penularan, serta penanganan HIV/AIDS kepada para guru yang hadir.

Para pendidik dinilai sebagai kelompok strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan secara benar kepada para siswa dan masyarakat luas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, dr. Goerillya Huar Noning, melalui Penata Kelola Layanan Orang dengan Risiko Terinfeksi HIV/AIDS, Darius Baki Akamaking, SKM., membenarkan adanya kegiatan tersebut saat dikonfirmasi oleh media.

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menyambut puncak peringatan Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember.

"Iya, benar. Mereka sudah melaporkan kepada kami dan kami sangat mengapresiasi hal itu. Mereka luar biasa karena mampu membangun komunikasi dan jejaring yang baik sehingga dapat memanfaatkan momentum Hari Guru. Dalam situasi efisiensi seperti sekarang, kreativitas dan inovasi seperti ini sangat kita perlukan," ujar Darko, sapaan akrabnya, melalui pesan WhatsApp.

Lebih lanjut, Darko memaparkan bahwa terdapat dua agenda utama dalam rangka peringatan tahun ini. Pertama, kegiatan sosialisasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat dalam kelompok kecil seperti RT, dasawisma, atau kelompok serupa.

Setiap Puskesmas ditargetkan melaksanakan kegiatan tersebut pada minimal empat kelompok masyarakat.

Agenda kedua adalah kegiatan anjangsana ke tokoh agama di seluruh Kabupaten Lembata. Masing-masing Puskesmas diimbau untuk berkoordinasi dengan tokoh agama, baik Katolik, Islam, maupun Protestan di wilayah kerjanya agar dapat menyediakan ruang untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami belajar dari pengalaman bahwa sosialisasi lebih efektif bila dilakukan dalam kelompok kecil. Pola ini sebenarnya belum terbiasa kita lakukan, sehingga momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk memulainya. Demikian pula, peran tokoh agama sangat besar dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Kami berharap melalui kunjungan ini, para tokoh agama dapat memberikan perhatian khusus," jelasnya.

Terkait pertanyaan mengenai meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kabupaten Lembata, Darko membenarkan adanya kenaikan tersebut. Ia menyebutkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir terdapat 364 kasus kumulatif. Dari jumlah itu, 203 orang masih aktif menjalani pengobatan, sementara sisanya berhenti berobat karena berbagai faktor salah satunya adalah telah meninggal dunia.

"Penemuan kasus baru fluktuatif, namun hampir selalu berada di atas angka 20 setiap tahun. Ini menandakan bahwa kita benar-benar membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk mereka yang bersedia bekerja secara sukarela demi kepentingan bersama," ungkap Darko, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Waipung.

Ia menambahkan, “Kami di Dinas Kesehatan bersama jaringan Puskesmas dan rumah sakit sudah berupaya maksimal di hilir, ketika pasien sudah dalam kondisi sakit berat. Di tahap itu kami masih bisa membantu. Namun persoalan di hulu terlalu besar, dan kami tidak bisa lagi bekerja sendirian.”

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa potensi penularan HIV di Kabupaten Lembata saat ini cukup tinggi. Beberapa faktor pemicu antara lain tingginya jumlah pekerja migran yang kembali dengan status HIV positif, meningkatnya jumlah pekerja seks lokal, serta bertambahnya populasi hubungan sesama jenis (gay) yang hingga kini masih sulit dijangkau.

Darko mengibaratkan kondisi tersebut sebagai situasi ketika dokter salah memberikan resep akibat kekeliruan diagnosis. “Ibaratnya, pasien mengalami sakit lambung tetapi dokter meresepkan obat untuk paru-paru,” pungkasnya melalui pesan WhatsApp. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10