Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


SEMANA SANTA LARANTUKA BUKAN AJANG KONTEN: Umat (Para Peziarah) Diminta untuk Menjaga Kekhusyukan

Imbauan ini disampaikan menyusul evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya pergeseran sikap sebagian umat dalam mengikuti rangkaian perayaan Pekan Suci.

Indonesiasurya
Rabu, 01 April 2026 | 09:58:43 WIB
Tuan ma

Larantuka – Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Larantuka, RD. Ansel Liwun, menegaskan bahwa pelaksanaan Semana Santa 2026 harus dijalani sebagai momentum ziarah dan devosi, bukan sebagai ajang pembuatan konten.

Imbauan ini disampaikan menyusul evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya pergeseran sikap sebagian umat dalam mengikuti rangkaian perayaan Pekan Suci.

Penegasan ini disampaikan dalam pertemuan bersama para awak media di halaman Gereja Katedral Larantuka, Selasa (31/3/2026), sebagai bagian dari persiapan Semana Santa tahun 2026.

Menurut RD. Ansel, salah satu hal yang menjadi perhatian serius adalah maraknya penggunaan telepon genggam untuk mengambil foto dan video selama prosesi berlangsung.

Bahkan, dalam beberapa momen sakral, cahaya flash dari ponsel terlihat lebih dominan dibandingkan nyala lilin yang seharusnya menjadi simbol utama dalam perayaan tersebut. Situasi ini dinilai mengganggu kekhidmatan serta mengurangi makna spiritual dari tradisi Semana Santa.

“Kita datang ke Larantuka untuk berziarah dan berdevosi, bukan untuk membuat konten. Jangan sampai kehadiran kita justru mengganggu umat lain yang sedang berdoa,” tegasnya.

Panitia Perayaan Pekan Suci Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka sendiri telah menyiapkan sistem peliputan resmi. Seluruh dokumentasi kegiatan akan dilakukan oleh tim media yang telah ditunjuk dan akan disiarkan melalui layanan live streaming. Dengan demikian, umat tidak perlu mengambil dokumentasi secara berlebihan selama mengikuti prosesi.

Untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan, panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh peziarah. Setiap umat yang mengikuti rangkaian kegiatan Semana Santa diwajibkan melakukan pendaftaran, baik secara daring maupun langsung di sekretariat panitia. Hal ini terutama berlaku bagi peziarah yang berasal dari luar paroki maupun luar Keuskupan Larantuka.

Selain pendaftaran, panitia mewajibkan setiap peziarah mengenakan tanda pengenal resmi selama mengikuti kegiatan. Penggunaan atribut lain yang dapat mengganggu suasana ibadah tidak diperkenankan. Bahkan secara khusus pada prosesi Jumat Agung, seluruh peziarah tanpa terkecuali wajib mengenakan tanda pengenal tersebut.

Aturan khusus juga diberlakukan bagi insan media. Setiap jurnalis yang akan melakukan peliputan diwajibkan mendaftarkan diri melalui jalur resmi dan mengenakan identitas selama bertugas. Jadwal peliputan telah diatur secara rinci oleh panitia, termasuk waktu-waktu tertentu untuk pengambilan gambar di lokasi devosi seperti Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana.

Meski demikian, terdapat sejumlah pembatasan yang harus dipatuhi. Media tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam gereja saat perayaan Ekaristi maupun Lamentasi berlangsung. Penggunaan drone juga dilarang selama periode Jumat Agung hingga Sabtu Santo. Untuk prosesi di Armida, pengambilan gambar hanya diperbolehkan dari titik yang telah ditentukan.

Panitia juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, orang sakit, ibu hamil atau menyusui, balita, serta penyandang disabilitas. Mereka akan diberikan tanda khusus berupa pita merah serta prioritas pelayanan selama mengikuti ziarah di berbagai titik devosi.

Dalam rangka menjamin keselamatan seluruh peserta, jalur prosesi ditetapkan sebagai jalur khusus ambulans. Masyarakat diminta untuk tidak menghalangi kendaraan darurat serta tidak menutup jalur evakuasi yang telah disediakan.

Dengan berbagai ketentuan tersebut, panitia berharap pelaksanaan Semana Santa Larantuka 2026 dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Tradisi ini diharapkan tetap terjaga sebagai warisan iman yang bernilai tinggi, sekaligus memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh peziarah.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15