Larantuka - Raja Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG), tegas menekankan bahwa Semana Santa adalah bentuk devosi umat, bukan sekadar atraksi wisata.
Penyelenggaraan Devosi dan Prosesi kegiatan semana santa ini dilaksanakan pada setiap tahun. Raja Larantuka mengambil peran penting untuk memastikan prosesi Semana Santa dapat berjalan dan khidmat, dengan fokus pada nilai-nilai devosi tradisional.
Persiapan ini melalui beberapa rangkaian ritual adat Lamaholot yang diintegrasikan dengan tradisi Katolik, terutama pada penghormatan patung Tuan Ma (Mater Dolorosa) dan Tuan Ana (Yesus Kristus).
Raja Don Tinus de Godinho menekankan bahwa Semana Santa adalah bentuk devosi umat, bukan sekadar atraksi wisata.
Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG), juga menyampaikan beberapa hal penting dalam kegiatan General Repetition di Istana Raja Larantuka, Rabu 1 April 2026.
Don Tinus, mengharapkan kepada semua pihak baik warga Kota Larantuka, seluruh umat Katolik, pemerintah Kabupaten Flores Timur, aparat keamanan, gereja Katolik dan segenap suku pelaku devosi Semana Santa agar memberikan kesan yang baik kepada semua peziarah yang datang ke kota Reinha Rosari Larantuka.
“Berikanlah pesan dan kesan yang baik agar para peziarah yang datang bisa mengikuti segala rangkaian kegiatan Semana Santa dengan baik,” ungkap Don Tinus sapaannya.
Menurutnya, tradisi Semana Santa di Kota Reinha Larantuka sudah mendunia sehingga menarik perhatian banyak orang untuk datang ke Larantuka agar bisa terlibat langsung mengikuti rangkaian kegiatan devosi maupun liturgi selama Semana Santa.
Raja juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) yang selalu memberi dukungan demi kelancaran kegiatan Semana Santa.
Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Lembata yang juga turut membantu demi suksesnya kegiatan Semana Santa di Larantuka.
“Terima kasih kepada Kapolres Flores Timur dan Dandim 1624 Flores Timur. Kami titipkan keamanan Semana Santa ini di pundak bapak berdua,” ujarnya.
Don Tinus juga berterima kasih kepada kepada anggota dan pengurus Konferia dan para petugas ovos dan eus yang telah giat berlatih selama sebulan.
Terima kasih kepada Suku-Suku Semana serta Mama-Mama Muji untuk tetap menjaga kesehatan selama Hari Bae Nagi agar bisa menjalankan tugas serta membawa umat dalam kegiatan tradisi dan menjaga iman Katolik.
Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan Semana Santa atau Hari Bae Nagi di tahun 2026 ini.
“Saya berharap para peziarah yang datang saat kembali mereka bisa membawa kesan yang baik bagi kita semua orang Nagi terkait devosi kepada Ema Reinha dan Tuan Ana,” pesan Don Tinus.
Don Tinus juga menjelaskan bahwa, kegiatan General Repetition akan dilantunkan lagu-lagu oleh para konferia, lagu Ovos dan Eus oleh para perempuan dan diakhiri dengan penyerahan amplop kepada 10 perempuan petugas ovos yang akan bertugas di 8 armida dan Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka.
Untuk diketauhi, para petugas ovos yang terpilih ini diseleksi dari 21 orang selama 4 kali seleksi oleh petugas Konferia Reinha Rosari sehingga terpilih nama-nama mereka.
Kesepuluh petugas ovos ini diantaranya; Paulina Tukan. Erni Lewobunga, Sari Goran, Monika A.T, Herlin Nuhan, Marni Beke, Enia K, Novi Bataona, Niken Lewar dan Dewi A. ***