Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Simon Petrus Kamlasi Punya Konsep Dan Strategis, Untuk NTT Keluar Dari Kemiskinan

Ayu. Titu Eki, Saya secara pribadi menganggap bahwa setelah melihat figur-figur lain yang sudah tampil yang sudah melakukan sosialisasi kesana kemari, saya dalam hati melihat potensi itu ada pada Pak SPK.

Indonesiasurya
Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:47:52 WIB
Pake siaga di Labuan Bajo

NTT, IndonesiaSurya.Com - Brigjen Simon Petrus (SPK) Kamlasi memberi warna baru di panggung politik Pilkada Gubernur NTT September mendatang, hal ini bukan tanpa alasan SPK di anggap figur pekerja keras, visioner, cerdas dan rendah hati.

Ayub Titu Eki manatan bupati Kupang dua periode mengatakan, Pemimpin NTT kedepan menurutnya haruslah berpikir sedemikian rupa, memiliki konsep yang jelas, strategi yang jitu, bagaimana keluar dari kemiskinan.

Saya politisi dan juga mantan akademisi, dan saya mau bicara tentang siapa yang layak untuk tampil dan memimpin NTT kedepan. Saya secara pribadi menganggap bahwa setelah melihat figur-figur  lain yang sudah tampil yang sudah melakukan sosialisasi kesana kemari, saya dalam hati melihat potensi itu ada pada Pak SPK. 

Saya bukan hanya melihat pada peluang kemenangannya, melainkan saya, melihat lima tahun masa kepemipinan, selanjutnya apa yang akan terjadi. Outputnya,”tegas Titu Eki 

Dari sisi keilmuannya sebagai seorang demografi, Ayub melihat bahwa NTT kalau tidak memiliki satu kepemimpinan yang mantap, maka dalam periode ini, yakni 2024-2029 ke atas, akan  tetap menjadi daerah urutan ketiga termiskin di Indonesia.

“saya lihat ada potensi besar di dalam diri SPK. Dia berpotensi membuat loncatan. Karena kemiskinan kita adalah kemiskinan yang secara statistik, sudah sangat ekstrim. Sehingga angka kemiskinan ini harus menjadi satu agenda karena kemiskinan inilah yang membuat tenaga produktif dijual ke luar daerah. Bukan produknya yang dijual. Dulu sapi kita dijual, sekarang kebalikan, manusianya,”tambahnya.

Sebagai seorang yang pernah memimpin satu daerah, Titu eki mengatakan, dia sudah merasakan betapa sulitnya memenuhi kebutuhan masyarakat, dan menggenjot pembangunan di daerah. Masalah yang ditemui di lapangan sangatlah kompleks dan membutuhkan jiwa kepemimpinan yang kuat.

Untuk diketahui saat ini, SPK mengemban jabatan sebagai Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kupang, kariernya luar biasa karena, belum berusia 50 tahun sudah dipromosi menjadi Brigjen. hal ini tentu karena dia punya konsep dan strategi,”ungkap Ayub.

Ayub mengatakan, dalam Institusi sebesar TNI, seseorang yang ditujukan menjadi pemimpin bukan perkara mudah, sama halnya SPK pasti memiliki karakter melayani, bukan sebatas pada  bangsa dalam situasi darurat perang tapi juga pada masalah-masalah sosial di masyarakat.***sumber ; mediatorkupang


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 15