Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tempuh Jalur Hukum, Sulaiman Wahid Witak

Sulaiman menegaskan, tuduhan dirinya menyuruh orang memotong rompong milik MM tidak benar. Menurutnya, justru rompong miliknya sendiri yang berulang kali dirusak sejak tahun 2023 hingga 2026.

Indonesiasurya
Kamis, 23 April 2026 | 20:05:48 WIB
Foto

Lembata – Sulaiman Wahid Witak (SWW) pengusaha perikanan asal Dusun Selatan, kampung Ujung Pasir, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,  Selasa (21/4/2026), menyampaikan kekecewaannya setelah namanya dikaitkan dengan dugaan perusakan rompong milik pihak lain. 

Ia juga mengaku tersinggung karena disebut sebagai “Firaun” dalam polemik yang mencuat di Media sepekan belakangan ini. 

Sulaiman menegaskan,  tuduhan dirinya menyuruh orang memotong rompong milik MM tidak benar. Menurutnya, justru rompong miliknya sendiri yang berulang kali dirusak sejak tahun 2023 hingga 2026.

“Tidak benar saya menyuruh orang memotong rompong milik Masudin. Sebelum tuduhan ini, rompong saya juga sudah dipotong,” ujar Sulaiman.

Ia menjelaskan, selama hampir 20 tahun menjalankan usaha perikanan, dirinya telah mengelola sekitar 80 unit rompong dan lima armada kapal lampara. Usaha tersebut disebut telah menyerap sekitar 70 tenaga kerja lokal yang digaji sesuai penghasilan usaha.

Sulaiman menambahkan, seluruh izin usaha telah dipenuhi, mulai dari izin labuh rompong di tingkat provinsi, izin penangkapan ikan, hingga pembayaran pajak rompong secara rutin.

Terkait dugaan perusakan rompong miliknya, Sulaiman mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Lembata pada 13 April 2026. Laporan itu berkaitan dengan peristiwa pemotongan 15 rompong miliknya yang terjadi secara beruntun sejak 28 hingga 31 Maret 2026.

Ia mengaku memiliki bukti berupa tali dan gabus rompong yang dipotong, serta rekaman pengakuan dua saksi terkait dugaan adanya pendanaan untuk merusak rompong miliknya. Namun dalam laporan tersebut, ia tidak menyebut nama terduga pelaku.

“Saya tidak mau nama saya tercoreng di muka publik. Saya tidak minta uang, biar hukum saja yang berjalan. Yang penting ada efek jera,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu ABK kapal lampara, Saputra, membantah tudingan bahwa para pekerja pernah diperintah merusak rompong milik orang lain. Ia menyebut selama dua tahun bekerja, tidak pernah ada perintah semacam itu.

“Justru rompong kami yang dirusak, tetapi kami malah dituduh merusak rompong milik orang lain,” katanya.

Hal senada disampaikan ABK Kapal, Mohamad Nasir yang mengaku ikut dituduh terlibat memotong rompong dan menyuruh bahkan menyewa orang lain melakukan aksi tersebut.

Di sisi lain, istri Sulaiman, Jamilia Muhamad Safari, berharap nama baik suaminya dipulihkan. Ia mengaku terpukul dengan pemberitaan yang beredar hingga sempat menangis.

Tolong luruskan nama suami saya. Berita itu sangat menyakitkan bagi keluarga kami,” ujarnya.

Sulaiman berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan seluruh nelayan di Balauring dapat kembali bekerja sama demi kemajuan usaha perikanan daerah. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Usai Pencangan Sensus Ekonomi, Petugas BPS Langsung Terjun Lapangan

Para tugas Sensus Ekonomi (SE) yang diterjunkan ke lapangan bertugas untuk mengumpulkan data akurat mengenai berbagai ke

| Senin, 15 Juni 2026
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, BPS Harap Masyarakat Berikan Data Yang Benar

Leonard Lalang mengatakan, Sensus ini bertujuan menyediakan data dasar yang akurat dan komprehensif mengenai seluruh keg

| Senin, 15 Juni 2026
Terapkan Irigasi Tetes, Desa Bean di Lembata Dijadikan Model Pertanian Efisien

Sistem ini sangat efisien. Selain mampu menghemat penggunaan air secara signifikan, irigasi tetes juga menjaga kelembapa

| Minggu, 14 Juni 2026
Mundur Setelah Sampaikan LKPJ, Petrus Gero Diganti Alexander Atawolo Jadi Ketua DPD II Golkar Lembata

Kami bicara bukan tentang kompetisi tapi tentang kerja, untuk membesarkan Golkar. Kami bicara tentang persaudaraan, buka

| Minggu, 14 Juni 2026
GMNI Sikka Tolak Pembangunan Fila Dan Galangan Kapal Di Wair Terang Maumere

GMNI melalui Iko Gobang menilai sosialisasi pada, Senin 13 Juni 2026 terkait, Edukasi Usaha Dan Atau / Kegiatan Pemban

| Sabtu, 13 Juni 2026
Albertus Greg Tan, Orang Muda Yang Bantu Bangun 215 Gereja Seluruh Indonesia

Ini tentang keikhlasan berbagi, Greg telah menjadi contoh yang baik bagi semua kita" ujar Ciku.

| Minggu, 14 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13