Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga Tak terbiasa Dengan Pangan Lokal, Tenaga Medis RSUD Lewoleba Lembata, Diare Saat Disuguhi Kolak

memang agak sulit kita satukan semua selera ungkap Yosep Paun.

Indonesiasurya
Jumat, 30 Mei 2025 | 10:29:10 WIB
drg.Yoseo Paun

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Polemik Snack bagi tenaga medis yang dinas malam pada RSUD Lewoleba masih jadi diskusi hangat banyak kalangan, kuat dugaan ada petugas sift malam yang perutnya tidak terbiasa dengan pangan lokal sehingga saat disuguhi kolak langsung diare.

Informasi terkait ada tenaga kesehatan yang dinas malam diare akibat kolak ini di benarkan oleh direktur RSUD

Saat ditemui diruang kerjanya (27/5/2025), drg. Yosep Paun mengatakan, terkait snack untuk tenaga kesehatan yang dinas malam memang ada keluhan,

Lanjut dokter Yos, para tenaga media yang dinas malam minta agar menu di ganti bahkan ada yang sampaikan mereka diare.

Direktur RSUD mengatakan, terhadap berbagai keluhan tersebut kita sudah panggil penyedia namun karena PPK meningal sehingga belum bisa dilaksanakan perubahan menu.

Menu yang diantar itu sudah sesuai dengan kontrak kerja, termasuk jam antar namun demikian, mungkin jam makan agak larut kemudian menu ada makanan basah sehingga tidak segar lagi.

Semua snack yang diantar di tes dulu oleh petugas gizi dan makan yang di tes disimpan dalam kulkas, dan kita sedang evaluasi terhadap menu tapi memang agak sulit kita satukan semua selera ungkap Yosep Paun.

Kami baru mengangkat PPK baru, Iren Ola dan saat ini kami sedang siapkan dokumennya.

Soal Menu memang berubah-ubah setiap hari.
Kita maksud agar rantai ekonomi jalan. Kalau makanan pabrik saja maka pangan lokal tidak dibeli, tapi karena ada pengaduan maka kita harus dengar mereka. Dan lakukan evaliasi

Sementara terkait anggaran, memang di DPA 390 juta, namun karena efisiensi maka, kemudian Ikat kontrak dengan anggaran 190 juta, Sisa anggaran kita geser untuk kegiatan lain yang juga urgen

Dikatakan Direktur RSUD bahwa, setiap hari pihak ke 3 melayani Snack kepada 47 petugas medis. Yang dinas malam, dan diantar jam 8 malam.

Petugas media yang enggan namanya dipublikasi kepada media ini mengatakan bahwa, kalau boleh menunya di ganti jangan kolak karena saat ganti sift malam, kami rata-rata sudah makan dari rumah lalu kalau saat dinas, di ruangan sibuk maka kemungkinan kami baru bisa makan jam larut.

Karena itu kami minta menu diganti seperti dulu, misalnya susu saset, Energen, mie, dan telur rebus. Untuk air minum juga kami minta agar disediakan di botol 1 liter lebih itu jangan air hanya ukuran satu gelas.

Eduardus Leu salah satu warga kota Lewoleba kepada indonesiasurya mengatakan kaget mendapat informasi ada petugas kesehatan diare akibat kolak. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7