Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Jaga Stabilitas Ekonomi Warga Jelang Nataru Pemkot Kupang Pasar Murah

Langkah menghadirkan Pasar Murah melalui Disperindag merupakan bentuk intervensi strategis yang patut diapresiasi, terutama ketika potensi kenaikan harga selalu menjadi ancaman musiman yang dapat membebani masyarakat kecil.

Indonesiasurya
Jumat, 12 Desember 2025 | 11:47:50 WIB
Ilustrasi

Indonesiasurya.com || Kupang, NTT -- Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Langkah menghadirkan Pasar Murah melalui Disperindag merupakan bentuk intervensi strategis yang patut diapresiasi, terutama ketika potensi kenaikan harga selalu menjadi ancaman musiman yang dapat membebani masyarakat kecil.

Pelaksanaan Pasar Murah di beberapa titik strategis seperti Fatululi, Kecamatan Alak, dan halaman Kantor Camat Oebobo menunjukkan bahwa pemerintah memahami kebutuhan masyarakat yang tinggal di wilayah padat penduduk.

Komoditas penting seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula dijual dengan harga subsidi, sehingga memberikan akses nyata bagi warga untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa dihantui lonjakan harga yang tidak wajar.

Pernyataan Pj. Wakil Wali Kota, Serena C. Francis, bahwa stok kebutuhan pokok aman hingga Januari 2026 menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan distributor lokal.

Kolaborasi ini adalah kunci untuk memastikan tidak ada spekulan yang memanfaatkan momentum Nataru untuk menaikkan harga secara sepihak. Dengan demikian, Pasar Murah tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi mekanisme kontrol harga yang sangat efektif.

Kebijakan pembatasan pembelian, seperti maksimal 5 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per kepala keluarga, juga menjadi langkah cerdas agar program subsidi ini tepat sasaran.

Pemerintah ingin memastikan manfaatnya dirasakan oleh sebanyak mungkin warga, bukan hanya segelintir oknum yang mencoba membeli dalam jumlah besar untuk keuntungan pribadi.

Dengan target menjangkau lebih dari 5.000 kepala keluarga, jelas bahwa Pemkot Kupang sedang berupaya melindungi ketahanan ekonomi rumah tangga. Apalagi, perbedaan harga yang cukup signifikan – seperti beras medium Rp 12.000/kg dibanding harga pasar Rp 13.500/kg – memberikan keuntungan langsung bagi masyarakat.

Oleh karena itu, kehadiran Pasar Murah ini harus dipahami sebagai langkah strategis, bukan sekadar agenda tahunan. Pemerintah sedang memastikan bahwa inflasi dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Kini tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan program ini secara bijak, membeli sesuai kebutuhan, dan menghindari panic buying.

Secara keseluruhan, Pasar Murah jelang Nataru adalah bukti bahwa Pemkot Kupang tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan ekonomi musiman. Ini adalah kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan patut menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kestabilan harga dan keberlanjutan ekonomi keluarga.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10