Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


KMI Lanjut Aksi ke Kejagung RI: Soroti Dugaan Skema “Uang Keamanan” Lintas Dinas Mandailing Natal Usai Geruduk KPK

Aksi ini digelar sebagai respons atas dugaan skema uang keamanan lintas dinas di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang disebut semakin meluas.

Indonesiasurya
Senin, 20 April 2026 | 19:18:12 WIB
Foto

Jakarta, ~ Kongres Milenial Indonesia (KMI) kembali mengumumkan rencana aksi unjuk rasa jilid II ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta setelah sebelumnya melakukan aksi di KPK RI. 

Aksi ini digelar sebagai respons atas dugaan skema uang keamanan lintas dinas di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang disebut semakin meluas.

Dalam surat pemberitahuan aksi bernomor 47/SEK/KMI/VI/2026, KMI menyebut adanya dugaan pengumpulan dana pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dengan nilai berkisar antara Rp120 juta hingga Rp500 juta per instansi.

Praktik tersebut dinilai berpotensi mengganggu tata kelola pemerintahan daerah serta integritas pelayanan publik di Mandailing Natal.

KMI turut menyoroti dugaan keterlibatan pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Mandailing Natal, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dr. Muhammad Faisal Situmorang yang disebut memiliki peran dalam pola pengumpulan dana lintas dinas. 

Informasi tersebut diklaim bersumber dari kajian internal organisasi serta laporan masyarakat yang berkembang, namun masih memerlukan verifikasi aparat penegak hukum.

Koordinator aksi, Syahrul Rambe, menegaskan bahwa dugaan tersebut harus diusut secara serius karena dinilai memiliki pola yang sistematis di lingkungan birokrasi daerah. 

Ia menyebut, “Ini bukan isu kecil. Ini dugaan skema yang terstruktur. Kami akan terus mengawal sampai ada langkah hukum yang jelas dan transparan.”

Aksi unjuk rasa jilid II tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 di depan Kejaksaan Agung RI, Jakarta, dengan estimasi massa sekitar 100 orang. 

KMI menyatakan aksi ini sebagai dorongan publik agar aparat penegak hukum bertindak cepat, transparan, dan tidak tebang pilih.

KMI menegaskan aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya di KPK RI dan membuka kemungkinan aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila tidak ada respons konkret dari aparat penegak hukum. 

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi telah berupaya mengonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal melalui pesan WhatsApp, namun belum memperoleh tanggapan resmi, dan tetap membuka ruang hak jawab sesuai UU Pers dan prinsip keberimbangan informasi. (Magrifatulloh).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9