Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pantau Proyek APBN, Wabup Nasir Temukan Ketidaksesuaian Material dalam Proyek Revitalisasi Sekolah

Meski menyampaikan kritik atas sejumlah temuan, Wabup memberikan apresiasi kepada para pekerja bangunan yang sebagian besar merupakan masyarakat setempat.

Indonesiasurya
Senin, 01 Desember 2025 | 11:49:44 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Lewoleba, - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menemukan sejumlah ketidaksesuaian material dan pekerjaan dalam proyek revitalisasi tiga sekolah yang dibiayai APBN.

Temuan ini disampaikan setelah Wabup melakukan peninjauan langsung ke tiga lokasi pembangunan yang masing-masing telah mencapai progres sekitar 70 persen.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Nasir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose, serta Kepala Bidang Teknis PUPR, Petrus P. Koli.

Peninjauan dilakukan di SDK Belang, TK Negeri 1 Nagawutung, dan SDK Baopukang, yang merupakan penerima bantuan revitalisasi sarana pendidikan dari Pemerintah Pusat.

SDK Belang mendapatkan anggaran sebesar Rp 886,02 juta untuk pembangunan ruang UKS, toilet, ruang administrasi, dan rehabilitasi tiga ruang kelas.

TK Negeri 1 Nagawutung menerima Rp 776,48 juta untuk perbaikan ruang belajar, ruang administrasi, area bermain, serta toilet.

Sementara SDK Baopukang memperoleh Rp 777,29 juta untuk pembangunan ruang administrasi, toilet, dan rehabilitasi tiga ruang kelas.

Selama peninjauan, Wabup Nasir menemukan material yang digunakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Beberapa komponen seperti cat tembok dan pintu dinilai tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Selain itu, ditemukan pula penggunaan kabel listrik yang tidak memenuhi spesifikasi RAB sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Kerapian beberapa bagian pengerjaan juga tak luput dari sorotan.

“Revitalisasi sekolah ini merupakan investasi jangka panjang. Ke depan, sekolah-sekolah akan mengadopsi digitalisasi pembelajaran sehingga instalasi listrik, kualitas kabel, dan seluruh material bangunan harus benar-benar sesuai spesifikasi,” ujar Wabup Nasir.

Ia menegaskan bahwa ketidaksesuaian tersebut harus segera dievaluasi oleh kontraktor dan pihak terkait untuk memastikan keselamatan, kelayakan, dan keberlanjutan penggunaan bangunan setelah rampung.

Menurutnya, kualitas pengerjaan menjadi faktor penting yang tidak boleh dinegosiasi, mengingat dampaknya akan dirasakan langsung oleh siswa dan tenaga pendidik dalam jangka panjang.

Meski menyampaikan kritik atas sejumlah temuan, Wabup memberikan apresiasi kepada para pekerja bangunan yang sebagian besar merupakan masyarakat setempat.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan dapat memperbaiki kualitas pekerjaan hingga penyelesaian proyek.

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan revitalisasi agar sesuai pedoman dan memberikan hasil yang sejalan dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan di daerah. (prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13