Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemda Lembata Siap beli Jagung Petani Cara, Dukung Ketahan Pangan Nasional

Bupati Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memfasilitasi seluruh proses, mulai dari hulu hingga hilir.

Indonesiasurya
Sabtu, 11 April 2026 | 11:52:04 WIB
Foto

Lembata - Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026 mengatur tentang pengadaan dan pengelolaan jagung dalam negeri serta penyaluran cadangan jagung pemerintah tahun 2026–2029. Tujuan daripada Kebijakan ini untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan ketersediaan, stabilitas pasokan, dan keterjangkauan harga jagung guna mendukung ketahanan pangan nasional serta menjamin keberlanjutan sektor peternakan dan industri berbasis jagung. Instruksi Presiden ini memberikan arahan kepada kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan langkah-langkah terpadu dalam perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi jagung.

Menanggapi instruksi Presiden ini, Pemerintah Kabupaten Lembata mulai memperkuat langkah strategis dalam melindungi petani jagung melalui sistem pembelian hasil panen yang terkoordinasi. Rapat koordinasi pembelian jagung masyarakat yang tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, pada Rabu (8/4) di ruang kerjanya.

Rapat tersebut dipandang perlu sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) periode 2026–2029. Kebijakan ini bertujuan melindungi petani dari fluktuasi harga pasar, menjaga stabilitas harga jagung agar tetap kompetitif, sekaligus memperkuat cadangan jagung pemerintah.

Dalam arahannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memfasilitasi seluruh proses, mulai dari hulu hingga hilir. Menurutnya, program ini merupakan langkah awal atau uji coba dalam membangun sistem pengelolaan jagung yang terintegrasi oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah memfasilitasi proses dari hulu sampai hilir untuk membantu masyarakat menjalankan program ini. Ini adalah uji coba kita dalam membangun sistem penanganan jagung oleh pemerintah,” ujarnya.

Selain itu bupati Kanis juga menyoroti produksi jagung di Lembata mencapai puncaknya pada musim hujan. Oleh karena itu, momentum ini dinilai tepat untuk merealisasikan janji kampanye terkait penguatan sektor pertanian, khususnya jagung.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Lembata akan meluncurkan program pembelian jagung secara resmi pada 10 April 2026. Pelayanan pembelian ini ditargetkan berjalan optimal dalam empat bulan ke depan guna menyerap hasil panen petani secara maksimal.

Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah telah menyiapkan fasilitas penanganan pascapanen yang berlokasi di Kompleks CWC, Lamahora, Kabupaten Lembata. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat kegiatan pengolahan jagung sebelum dipasarkan atau disimpan sebagai cadangan pemerintah.

Perencana Ahli Muda Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, Maria Hethy Lumuosa, menjelaskan bahwa pemerintah juga telah menyediakan peralatan pendukung seperti mesin pemipil jagung dan dryer (pengering) guna mempermudah proses pascapanen.

“Penyediaan alat ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu petani, khususnya dalam penanganan pascapanen agar kualitas jagung tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati kanis Tuaq menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah, terutama para camat, dalam mensosialisasikan program ini kepada masyarakat. Ia berharap tidak ada petani yang tertinggal informasi terkait peluang penjualan jagung kepada pemerintah.

“Camat harus aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai ada petani yang tidak mengetahui program ini,” tegasnya.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Lembata optimis dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengelolaan jagung yang lebih sistematis dan berkelanjutan. **ProkompimPemKabLembata


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6