Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PLN UID Sulselrabar Disorot! AMPERA Pertanyakan Nasib Hak Pelanggan di Tengah Pemadaman Bergilir

AMPERA menilai persoalan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai pembahasan di ruang rapat. Di tengah pemadaman yang berdampak pada rumah tangga, pelaku usaha, pelayanan publik hingga aktivitas ekonomi, masyarakat dinilai membutuhkan kejelasan mengenai langkah konkret yang telah dilakukan PLN.

Indonesiasurya
Sabtu, 19 September 2026 | 15:06:43 WIB
Foto

MAKASSAR — Persoalan pemadaman listrik bergilir di Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan. Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Rakyat Sulawesi Selatan (AMPERA Sulsel) mempertanyakan tindak lanjut PLN UID Sulselrabar terhadap hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sulsel, khususnya terkait hak masyarakat yang terdampak pemadaman. (19/09/2026).

AMPERA menilai persoalan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai pembahasan di ruang rapat. Di tengah pemadaman yang berdampak pada rumah tangga, pelaku usaha, pelayanan publik hingga aktivitas ekonomi, masyarakat dinilai membutuhkan kejelasan mengenai langkah konkret yang telah dilakukan PLN.

Bagi AMPERA Sulsel, RDP bersama DPRD bukan sekadar agenda seremonial. Hasil pembahasan dinilai harus memiliki tindak lanjut yang dapat diketahui publik, termasuk mengenai persoalan pelayanan, mekanisme penanganan dampak pemadaman serta hak pelanggan.

Jenderal Lapangan AMPERA Sulsel, Rull, menegaskan pihaknya tidak ingin masyarakat hanya menerima penjelasan teknis setiap kali terjadi pemadaman tanpa adanya kejelasan mengenai pertanggungjawaban dan hak pelanggan.

“Kalau hasil RDP bersama DPRD Sulsel saja tidak ditindaklanjuti dengan jelas, lalu masyarakat harus mengadu ke mana? PLN harus buka semuanya. Jangan masyarakat terus diminta bersabar sementara hak mereka tidak jelas,” tegas Rull.

AMPERA Sulsel mendesak PLN UID Sulselrabar memberikan penjelasan secara terbuka mengenai poin-poin hasil RDP yang telah ditindaklanjuti, yang masih dalam proses, maupun yang belum dilaksanakan. Transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian.

AMPERA menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai tindak lanjut RDP dan posisi hak pelanggan yang terdampak pemadaman. Bagi AMPERA, listrik bukan sekadar soal menyala atau padam, tetapi menyangkut pelayanan publik dan hak masyarakat yang harus mendapat kejelasan. **Baramakassar_


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pelajar SMP di Lewoleba Meninggal Dunia diduga gantung diri, Polisi Lakukan Pemeriksaan Awal

Pihak berwenang menyatakan bahwa laporan lengkap beserta hasil pemeriksaan medis dan penyebab pasti kematian akan disamp

| Selasa, 03 November 2026
Diduga Persebata Lembata Disabotase Menjelang ETMC Flotim

“Kalau Dinas ingin ikut dalam manajemen, cukup di posisi Ketua Tim saja. Untuk komposisi official dan pemain, itu rana

| Senin, 02 November 2026
BPS Catat Pengangguran Lembata 1,37 Persen, Terendah Ketiga di NTT

Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di NTT, Manggarai Timur mencatat TPT terendah sebesar 1,24 persen. Posisi beriku

| Senin, 02 November 2026
Marlin Liarian Hadir Menginspirasi Di Tengah Deru Mesin Kontes Motor Lembata

Bagi Marlin, kehadiran di kontes ini bukan sekadar memamerkan kendaraan, melainkan kebanggaan tersendiri bisa bergabung

| Senin, 02 November 2026
Outlet Naga Mas Desak Penegakan Aturan Adil di Tengah Melimpahnya Pasokan Elpiji Lembata

Dulu kami ditegur dan diberi sanksi karena jual tanpa izin, lalu kami patuh mengurus izin. Sekarang kami minta keadilan:

| Sabtu, 31 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7