Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Suami istri dilapor ke Polisi terkait kekerasan seksual dan penganiayaan, pemilik Perumahan di Gowa merasa kebal hukum

RN dilaporkan oleh seorang gadis belia SRN 21 tahun terkait Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU-TPKS) pasal 6

Indonesiasurya
Sabtu, 19 September 2026 | 13:24:14 WIB
Foto

Gowa - Diberitakan sebelumnya, seorang lelaki inisial RN 30 tahun dilaporkan ke polisi lantaran tersandung kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS)

RN dilaporkan oleh seorang gadis belia SRN 21 tahun terkait Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU-TPKS) pasal 6

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B 708/V/2026/SPKT/Polres Gowa/Polda Sulawesi Selatan, tanggal 22 Mei 2026.

Selain melaporkan RN, adik SRN yaitu PARD 17 tahun juga melalui penasihat hukumnya melaporkan istri RN yaitu R 31 tahun tentang penganiayaan. 

Laporan tersebut terkait pasal perlindungan anak, sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dan terigester dengan nomor LP/B/1084/VIII/2026/SPKT/Polresta Gowa tanggal 04 Agustus 2026.

Penasihat Hukum kakak beradik ini, Sya'ban Sartono mengonfirmasi benar terkait laporan polisi yang menyeret suami istri yang merupakan pemilik salah satu Perumahan di Gowa tersebut. 

Menurut Sya'ban, RN 30 tahun suami R telah terlebih dahulu dilaporkan oleh Kakak PATD yaitu SRN 21 tahun terkait kekerasan seksual sehubungan dengan Undang-Undang Kekerasan Seksual. 

Tidak terima dengan kondisi korban yang sedang hamil, istri RN justeru melakukan penganiayaan terhadap PATD yang merupakan anak di bawah umur adik SRN. 

Sya'ban menyebut orang tua RN yang merupakan pemilik Perumahan Riska Amelia Permai diduga tidak terima dengan proses hukum yang sedang berlangsung lalu menjual nama kasat dan kanit di Polresta Gowa

"Orang tua terlapor ini seperti menantang korban, ia menjual nama Kasat dan Kanit di Polresta Gowa seolah berlindung di Kasar dan Kanit" Ujar Sya'ban

Sya'ban berharap proses hukum terhadap kedua pelaku ini dapat segera dilanjutkan agar korban merasakan keadilan dan kepastian hukum.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pelajar SMP di Lewoleba Meninggal Dunia diduga gantung diri, Polisi Lakukan Pemeriksaan Awal

Pihak berwenang menyatakan bahwa laporan lengkap beserta hasil pemeriksaan medis dan penyebab pasti kematian akan disamp

| Selasa, 03 November 2026
Diduga Persebata Lembata Disabotase Menjelang ETMC Flotim

“Kalau Dinas ingin ikut dalam manajemen, cukup di posisi Ketua Tim saja. Untuk komposisi official dan pemain, itu rana

| Senin, 02 November 2026
BPS Catat Pengangguran Lembata 1,37 Persen, Terendah Ketiga di NTT

Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di NTT, Manggarai Timur mencatat TPT terendah sebesar 1,24 persen. Posisi beriku

| Senin, 02 November 2026
Marlin Liarian Hadir Menginspirasi Di Tengah Deru Mesin Kontes Motor Lembata

Bagi Marlin, kehadiran di kontes ini bukan sekadar memamerkan kendaraan, melainkan kebanggaan tersendiri bisa bergabung

| Senin, 02 November 2026
Outlet Naga Mas Desak Penegakan Aturan Adil di Tengah Melimpahnya Pasokan Elpiji Lembata

Dulu kami ditegur dan diberi sanksi karena jual tanpa izin, lalu kami patuh mengurus izin. Sekarang kami minta keadilan:

| Sabtu, 31 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5