Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Asian Impact Awards 2025 Lewat Program Hortikultura dan Transisi Energi di Flores

Program ini selaras dengan kategori lomba Sustainable Livelihood Empowerment, karena mengusung pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Indonesiasurya
Jumat, 19 September 2025 | 23:15:55 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Mataram, 19 September 2025 - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih Platinum (Excellence) Award pada ajang Asian Impact Awards 2025 kategori Sustainable Livelihood Empowerment di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, 18 September 2025.

Penghargaan yang digelar La Tofi School of Social Responsibility dan Portman College ini diberikan atas program Desa Berdaya "Transforming Idle Land to Self-Reliant Village: Horticulture and Energy Transition in Flores".

Program Desa Berdaya yang dijalankan bersama masyarakat di sekitar pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Kabupaten Manggarai, Flores, ini berfokus pada pengoptimalan lahan tidur menjadi lahan hortikultura produktif, meningkatkan akses air bersih, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.

Melalui program ini, sebanyak 83 warga bekerja di sekotar pertanian, dengan 3 kelompok hortikultura produktif terbentuk. Sejumlah 72 rumah tangga mengakses pangan dari hasil kebun sendiri, dengan kenaikan rata-rata pendapatan Rp 550.000/KK, dan 65 rumah tangga kini rutin mengonsumsi sayur dan buah dari kebun sendiri.

Selain itu, 54 rumah tangga meraih tambahan penghasilan, melebihi target 50 rumah tangga, 28 rumah tangga mendapatkan akses air minum layak, dengan 42 warga aktif terlibat. Area lahan produktif mencapai 1,6 hektar. Pembangunan MCK di 2 rumah adat dilakukan dengan tetap menjaga warisan budaya lokal.

Program ini sejalan dengan visi PT PLN (Persero) dalam menekan angka stunting dan isu kelaparan yang terjadi di tiga desa lokasi rencana pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok, yakni Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok.

Di sisi lain, program budidaya hortikultura mendorong sektor pertanian Kabupaten Manggarai. Sebab banyak lahan tidur potensial yang terbengkalai, terutama di Kecamatan Satar Mese. Padahal, tanah di kecamatan ini tergolong subur dengan sumber air yang melimpah.

Hingga saat ini, sejumlah kelompok tani binaan telah berhasil meraup hingga jutaan rupiah melalui penjualan hasil tani budidaya hortikultura. Bahkan banyak di antaranya telah memiliki pelanggan tetap.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program transformasi lahan tidur menjadi lahan hortikultura untuk Desa Berdaya ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat sekitar wilayah kerja panas bumi.

"Bersamaan dengan pembangunan pembangkit listrik geothermal, kami juga memastikan masyarakat di sekitarnya tumbuh mandiri. Lahan tidur kami ubah bersama menjadi produktif, sarana air bersih kami bangun, dan masyarakat kini bisa menikmati hasilnya langsung dalam kehidupan sehari-hari," ujar Rizki.

Program ini juga mendukung pencapaian SDGs di sejumlah bidang, seperti SDGs (1) Tanpa Kemiskinan, SDGs (6) Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDGs (2) Tanpa Kelaparan, SDGs (16) Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDGs (17) Kemitraan untuk Tujuan Pembangunan.

Rizki menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi antara PLN, pemerintah, kelompok tani, dan lembaga adat.

"Penghargaan ini untuk seluruh stakeholder yang terlibat. Bersama masyarakat, kita membangun desa mandiri hortikultura yang berdaya, sehat, dan selaras dengan transisi energi bersih. Inilah wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat keberlanjutan bagi masyarakat dan lingkungan," tutup Rizki.

Program ini selaras dengan kategori lomba Sustainable Livelihood Empowerment, karena mengusung pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Keberadaan lembaga adat seperti gendang, serta pelibatan kelompok tani dan perempuan dalam kegiatan pertanian, menjadi kunci dalam memastikan bahwa program ini menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan (sustainable livelihoods), berdaya tahan terhadap tantangan sosial-ekologis, serta mampu ditransformasikan secara mandiri oleh komunitas di masa depan.[]


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8