Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sampah jadi salah satu catatan buruk festival yang di motori Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Lembata NTT

festival besar yang diikuti sejumlah komponen masyarakat dalam kabupaten Lembata maupun dari beberapa kabupaten tetangga, mestinya panitia mampu meminimalisir dampak negatif.

Indonesiasurya
Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:45:03 WIB
Foto

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Banyaknya sampah yang berserakan di lokasi kegiatan festival yang dimotori Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dinas pariwisata Lembata, melahirkan sejumlah penilaian miring padahal festival besar yang diikuti sejumlah komponen masyarakat dalam kabupaten Lembata maupun dari beberapa kabupaten tetangga, mestinya panitia mampu meminimalisir dampak negatif.

Pembukaan festival yang digelar pada 16 Oktober 2024 semula menuai apresiasi karena, rasa kagum pada ajang pameran busana daerah baik masyarakat Lembata maupun kelompok paguyuban dan lembaga pendidikan namun kemudian berubah jadi kritikan ketika melihat sampah memenuhi arena kegiatan

Panitia kegiatan ternyata belum maksimal mengatur.manajemen sampah padahal dinas pariwisata Lembata mestinya tahu bahwa kegiatan dengan melibatkan banyak pihak berdampak pada banyaknya sampah plastik atau bahan lain.

"harusnya panitia atau dinas pariwisata Lembata membekali peserta dengan kantong plastik untuk menyimpan sampah. Dan juga mesti ada tempat sampah di lokasi kegiatan' ujar seorang warga Lewoleba yang ikut menyaksikan peserta  menunjukan karya dan kemewahan tradisi budaya mereka .

festival yang melibatkan tiga kabupaten yakni Lembata, Flores Timur dan Alor ini masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sayangnya Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata yang memotori kegiatan Festival ini tidak peka terhadap persoalan sampah.

Camat Nubatukan, Dion Wutun kepada awak media juga memiliki kesan yang sama. Bahwa sampah mestinya menjadi tanggungjawab pengelolah even. Pihaknya hanya menyiapkan fasilitas pendukung lainnya.

“Ya arik (adik-red) . Semoga mereka (Dinas Pariwisata-Red) juga bisa membantu kami (dalam memungut sampah). Kita harap tim mereka besok bisa kerjasama. Kami siap pungut dan angkut ke TPA”, harap Camat Nubatukan. , Dion Wutun.

Kepala Dinas Pariwisata Jack Wuwur, belum menanggapi terkait persoalan sampah yang berserakan.

Sementara itu, Juprians Lamabelawa, salah satu pengunjung menyoroti terkait fasiltas tempat sampah di lokasi Harnus.

"Kalau tidak tersedia tempat sampah maka peserta akan membuang sampah, sembarangan saat kegiatan berlangsung, Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah saat menggelar even lain di kemudian hari”, ungkap Lamabelawa ***


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8