Ungkap Realita Sosial
| Local Edition | | | Todays News |
|---|
“Sudah 63 hari sejak Lucky meninggal, tapi tidak ada kabar apa pun. Saya sebagai ayah kandung tidak pernah diberi tahu
Masing-masing Paguyuban, peserta didik mengenakan busana khas daerah masing-masing.
Kita mau pastikan, mereka yang menjual itu benar-benar hidup dari jagung titi, bukan sekadar sambilan.”
Polres TTS kini mulai fokus menyelidiki penyebab pasti insiden ini.
Akhmad Bumi mengatakan, keluarga korban masih menanti 22 nama tersangka secara lengkap untuk diketahui sesuai janji Pang
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya penertiban atas izin dan pajak usaha yang menjadi kewajiban perusahaan.