Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Talud Ambruk, Ancam Bangunan SDK Lamanunang Atadei, Wakil Bupati Ambil Langkah Cepat PAkan Perbaiki Dengan Dana BTT

SDK Lamanunang dibangun sejak tahun 1970 dan merupakan satu-satunya sekolah dasar di wilayah itu

Indonesiasurya
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:08:04 WIB
Foto

Lewoleba, Indonesiasurya.com - Muhamad Nasir.,S.E Wakil Bupati Lembata turun lapangan melihat dari dekat  talud Sekolah Dasar Katolik (SDK) Lamanunang yang runtuh sepanjang kurang lebih 60 meter akibat banjir.

Kepada Indonesiasurya.com Wakil Bupati menegaskan setelah dilakukan evaluasi dan perhitungan maka, Pemda akan segera Perbaiki dengan dibiayai melalui Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) guna mencegah ancaman robohnya bangunan sekolah.

Diruang kerja Wakil Bupati  Rabu (14/1/2026) Muhamad Nasir  menjelaskan bahwa kondisi SDK Lamanunang sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan cepat.

“SDK Lamanunang dibangun sejak tahun 1970 dan merupakan satu-satunya sekolah dasar di wilayah itu. Lokasinya cukup jauh dari Desa Dulir. Sekolah ini berdiri di atas tanah numpang dengan kondisi tanah berpasir. Taludnya sudah runtuh, dan kalau tidak segera diperbaiki, bangunan sekolah bisa ikut roboh,” ujar Wabup.

Saat ini, SDK Lamanunang hanya memiliki siswa pada kelas 1, 3, dan 5. Untuk tahun ajaran 2026, jumlah siswa kelas 1 hanya tiga orang. Meski demikian, Wabup menegaskan bahwa keberadaan sekolah tersebut sangat vital bagi akses pendidikan masyarakat setempat.

Menariknya, desa tempat sekolah ini berada tercatat sebagai desa dengan angka stunting nol (zero stunting). Kondisi ini, menurut Wabup, tidak terlepas dari keberhasilan program keluarga berencana serta kesuburan wilayah yang mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Wabup juga mengungkapkan bahwa dua tahun lalu SDK Lamanunang sempat mendapatkan program revitalisasi dua ruang kelas. Namun, akibat kondisi talud yang rusak parah, bangunan hasil rehabilitasi tersebut kini kembali berpotensi mengalami kerusakan serius.

“Revitalisasi dan digitalisasi sekolah merupakan bagian dari kebutuhan yang sejalan dengan visi Presiden. Karena itu, dukungan infrastruktur harus benar-benar kuat agar program ini bisa berjalan,” tegasnya.

Untuk penanganan darurat, Pemkab Lembata akan mengintervensi melalui Dana BTT. Wabup menargetkan dalam dua hingga tiga hari ke depan, tim teknis sudah bisa turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan awal guna mengamankan area sekolah.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen tidak akan membiarkan fasilitas umum berada dalam kondisi terancam roboh. Menurut Wabup, pembiaran justru akan berdampak pada kerugian yang lebih besar, baik dari sisi biaya maupun keselamatan.

“Kalau dibiarkan, bukan hanya sekolah yang terancam. Akses jalan dan fasilitas publik lainnya juga bisa terputus dan itu biayanya jauh lebih besar. Karena itu, perbaikan harus segera dilakukan,” pungkasnya.

Kondisi bangunan SDK Lamanunang saat ini disebut sangat rapuh. Bahkan, bagian tanah dan talud di sekitar sekolah mudah gugur hanya dengan digores, sehingga penanganan cepat dinilai sangat mendesak. (ST/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9