Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Jurnalistik: SMAN 1 Nagawutung Tanamkan Semangat Literasi di Bulan Bahasa 2025

Workshop dipandu oleh moderator Thomas K. Swalar, S.Pd, M.Pd, dengan peserta terdiri dari para siswa dan segenap dewan guru.

Indonesiasurya
Sabtu, 20 September 2025 | 01:52:58 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Nagawutung, 19 September 2025 — SMAN 1 Nagawutung kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan budaya literasi dengan menyelenggarakan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Jurnalistik pada Jumat (19/9), bertempat di Aula Sekolah mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA.

Kegiatan ini menghadirkan Marianus Mikael Aba Nowin.,S.Sos seorang jurnalis Lembata yang akrab disapa Steny Leuweheq, sebagai narasumber. 


Workshop dipandu oleh moderator Thomas K. Swalar, S.Pd, M.Pd, dengan peserta terdiri dari para siswa dan segenap dewan guru.

Acara dibuka dengan doa bersama, menciptakan suasana penuh khidmat.

Sambutan Kepala SMAN 1 Nagawutung kali ini diwakili oleh Ibu Bernadete Rete, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian Bulan Bahasa 2025, yang dimulai 19 September hingga 28 Oktober 2025.

“Waktu yang kita siapkan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk menemukan, mengembangkan, dan merayakan talenta siswa di berbagai bidang, khususnya literasi,” ungkapnya.

Sejalan dengan alur pikir dari Kepala Sekolah, Patrisius Beyeng, S. Pd yang disampaikan pada saat launching Bulan Bahasa 2025 kemarin, Ibu Bernadete juga menekankan bahwa kegiatan Bulan Bahasa adalah wujud nyata dari penerapan pembelajaran mendalam yang bersifat kokurikuler dan ekstrakurikuler, di luar pembelajaran intrakurikuler di kelas.

“Melalui workshop ini, siswa bukan hanya belajar menulis, tetapi juga belajar berpikir kritis, jujur, serta memiliki karakter yang kuat. Hasil akhir yang kita harapkan bukan sekadar lomba atau karya, melainkan adanya perubahan perilaku dan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Dalam Sesi I, narasumber Marianus Mikael Aba Nowin memaparkan teknik dasar penulisan karya tulis ilmiah, mulai dari merumuskan masalah, menyusun kerangka, hingga menjaga kejujuran akademik.

Diskusi interaktif antara narasumber dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi, di mana para siswa berani mengajukan pertanyaan dan menyampaikan gagasan.

Setelah rehat singkat, Sesi II berlanjut dengan materi jurnalistik. Steny Leueweheq menekankan bahwa menulis berita bukan hanya soal menyusun fakta, tetapi juga tentang membangun kepekaan sosial, memelihara etika, dan berani menyuarakan kebenaran.

Peserta kemudian diberi kesempatan mencoba menulis karya tulis ilmiah maupun berita sederhana, yang didampingi langsung oleh narasumber serta guru pendamping.

Beberapa siswa yang berani mempresentasikan hasil tulisannya mendapat apresiasi dan masukan langsung dari narasumber. Suasana menjadi hidup, penuh semangat belajar dan berbagi.

Di akhir kegiatan, narasumber memberikan kesimpulan sekaligus motivasi agar para siswa terus mengasah keterampilan menulis secara konsisten.

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Katarina Kneo Kalangona, siswi kelas XII sekaligus Ketua OSIS,

Katarina mengungkapkan rasa syukurnya. “Workshop ini membuka wawasan kami tentang cara menulis yang benar. Saya belajar bahwa menulis bukan sekadar menuangkan kata-kata, tetapi juga tanggung jawab untuk jujur dan bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Senada dengan itu, Aloysima Peni Lajar, siswi kelas XI sekaligus Wakil Ketua OSIS, menilai workshop ini memberi semangat baru bagi siswa untuk berani mencoba. “Materi jurnalistik sangat menarik karena melatih kami peka terhadap lingkungan. Saya merasa kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan agar siswa lebih berani menulis dan berbicara lewat tulisan,” tuturnya.

Dengan demikian, dalam bingkai Bulan Bahasa 2025, workshop ini memperlihatkan bahwa SMAN 1 Nagawutung tidak hanya menyiapkan siswa untuk kompetisi, tetapi juga membentuk pribadi literat, reflektif, dan siap memberi dampak positif bagi lingkungannya. (Hans/Humas SMANSA Naga)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6