Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Awi Uak "Tidak benar ada Lapak taman kota Swalsotiten Lewoleba Jual Minuman beralkohol"

Kami hanya jual ide dan kreatifitas untuk kebaikan bersama" ujar Awi

Indonesiasurya
Kamis, 22 Mei 2025 | 09:34:53 WIB
Foto

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Awi Uak ketua Kelompok orang muda yang tergabung dalam CV. Dakara, calon pengelola taman kota Lewoleba membantah dengan tegas informasi tentang adanya minuman keras (alkohol) yang dijual di Lapak dalam are taman swalsotiten.

Awi mengatakan, kami punya ide gagasan dan semangat yang tulus untuk mengelola tempat ini, sebagai sumber ekonomi banyak pihak.

Kepada media ini (20/5/2025) Awi yang kala itu di dampingi, sejumlah pengurus mengatakan, kami menata tempat ini, agar bisa dimanfaatkan tidak hanya sebagai sumber PAD namun, lebih dari pada itu bisa untuk kepentingan ekonomi kerakyatan.
"Kami tidak hanya menata lapak, tapi untuk sebagian besar, lapak disini permodalan juga dari kami" urai Awi

Lanjut orang muda ini, kami siap berkorban untuk hal baik, mana mungkin kami merusaknya sendiri, tegasnya.

Amat Tidak benar kalau ada yang jual keras bahkan sampai mabuk-mabukan di taman kota. Kalau yang dari luar mabuk baru ke taman kota mungkin ada, tapi kalau di lapak kami pastikan itu tidak.

Sementara soal pungutan yang rencana ditarik dari para penjual adalah ; Retribusi lapak 150 Ribu, listrik 100 Ribu sampah 5000 total 255 ribu/bulan masih dengan perhitungan lama yang di tarik pihak kecamatan beberapa waktu lalu.
Untuk saat ini yang dipungut yang ditarik adalah untuk, listrik dan kebersihan, itu pun di lakukan sendiri oleh pengelola lapak, kami sendiri belum melakukan pungutan jelas Uak.

Lajut Awi jika nanti sudah ada dokumen resmi, kami sebagai pengelola, baru akan kami evaluasi dan membuat perhitungan kembali, terkait PAD dan operasional.

"Kami hanya jual ide dan kreatifitas untuk kebaikan bersama" ujar Awi

Diakhir pembicaraan dengan Indonesiasurya.com Awi mengatakan, Kami terima semua masukan, saran juga kritik akan tetapi, bagi kami tindakan nyata merupakan hal paling penting dalam pembangunan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Warga kota Lewoleba dukung wacana hadirnya Alfamart dan indomart di Lembata

Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan In

| Sabtu, 05 September 2026
Dua Pelajar Diduga Curi HP Milik Siswa Saat Perkemahan, Polres Soppeng Bergerak Cepat

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Selanjutnya, kejadian tersebut

| Sabtu, 05 September 2026
Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8