Indonesiasurya.com || Lembata -Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq membuka musyawarah Cabang (muscab) Persatuan Ahli gizi (Persagi) kabupaten Lembata ke IV (27/11/2025) di ballroom olimpic resto.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan, ahli gizi adalah pondasi kehidupan anak bangsa.
Bupati memberikan apresiasi dan rasa bangsa kepada Para ahli gizi yang hari ini berkumpul dalam satu tekad: mengatur gizi masyarakat dan membenahi pola konsumsi keluarga Lembata
Menurut Bupati ahli gizi harus mampu menyesuaikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang menjadi standar nasional. Persagi adalah garda depan yang memastikan setiap rumah di Lewotana memahami makan yang benar—cukup kalori, cukup protein, cukup vitamin dan mineral.
Bupati Kanis mengatakan, saat ini pola konsumsi kalori masyarakat Lembata sudah di atas 1.200 kalori/kapita per hari karena itu ia ingin menegaskan, ahli gizi adalah pondasi kehidupan anak bangsa. Di tangan Anda semua, masa depan generasi Lembata dibentuk. Karena itu, peran Persagi bukan hanya teknis, tetapi strategis dan menentukan kualitas SDM kita ke depan.
Lembata telah menunjukkan kemajuan dalam penurunan stunting, namun kita tidak boleh puas. Bahwa pada tahun 2024 angka kita sekitar 7,90 persen, terbaik kedua setelah kab ende, dari 22 kab kota. Hanya kita blm dapatkan insentif..
"Yang penting Kita harus menjamin setiap anak Lembata tumbuh sehat, cerdas, dan kuat" ujar Bupati Kanis
Upaya pencegahan stunting harus jalan serempak—mulai dari edukasi gizi, perbaikan pola makan keluarga, hingga pendampingan ibu hamil dan balita.
Semua ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat 2045. Jika bangsa ingin maju, maka pondasinya harus mulai dari gizi yang baik. Dan kita di Lembata ingin memberi kontribusi nyata bagi Indonesia.
Saya selalu katakan, “Makan Bergizi Mulai dari Kebun (MBG)”. Kita sehat apabila pangan kita kembali pada sumbernya. Tanam sayur di pekarangan, budidaya pangan lokal, konsumsi hasil kebun sendiri—di situlah kemandirian dan kesehatan itu dimulai. Makan apa yg kita tanam dan tanam apa yang kita .makan seperti makan jagung sebelum dokter menyuruh makan
Persagi Lembata, Tetaplah semangat. Teruslah bekerja dengan hati. Dan ingat semboyan kita: kerja diam, cepat dikabulkan. Yang penting hasilnya dirasakan masyarakat.
Sebelumnya Rofina Hulu Rau.,S.Gz ketua Persagi Lembata dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan caranya mensukseskan kegiatan muda persagi hari ini.
Rofina mengatakan, memberikan dukungan penuh pada program pemerintah kabupaten untuk bersama tuntaskan persoalan stunting di kabupaten Lembata.
Demikian juga ketua DPD Persagi NTT, Syaiful.,S.Gz dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Bupati Lembata, dinas kesehatan dan seluruh elemen yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada persagi dalam berkarya.
Syaiful berharap persagi Lembata memberi dampak positif kepada masyarakat Lembata dalam karya dan pelayanan.