Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gunung Lewotobi Laki-laki Sembur Hujan Pasir Hantam Pemukiman

Langit terlihat hitam pekat dan tiba-tiba atap seng diguyur hujan pasir dan abu,” ungkap Sefni.

Indonesiasurya
Sabtu, 02 Agustus 2025 | 22:23:28 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, FloresTimur - Hujan pasir hantam pemukiman masyarakat dari semburan gunung Lewotobi laki-laki.

Gunung berapi Lewotobi Laki-laki berstatus Awas atau berada pada level IV mengalami erupsi eksplosif pada Sabtu, 02 Agustus 2025, pukul 01.05 dini hari dengan kolom abu mencapai 18.000 meter di atas puncak  dan 19.584 meter  di atas permukaan laut.

Lima jam sebelumnya, yakni pada pukul 20.48 WITA Lewotobi Laki-laki juga mengalami erupsi  dahsyat dengan tinggi kolom abu mencapai 10.000 meter di atas puncak dan 11.584 meter di atas permukaan laut. Erupsi terjadi setelah  ada peningkatan gempa vulkanik yang signifikan.

Erupsi disertai gemuruh kuat terdengar hingga ke lima desa di wilayah kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari gunung berapi.

Menurut catatan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki,  kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 14 menit 5 detik.

Gemuruh Beruntun Hingga Diguyur Hujan Pasir

Yosef Sefni, warga Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mengatakan setelah terjadi erupsi pertama, terdengar gemuruh bersahutan, sementara terlihat kilat saling menyambar di langit. Meski demikian, kata Sefni, tidak terjadi hujan.

“Langit terlihat hitam pekat dan tiba-tiba atap seng diguyur hujan pasir dan abu,” ungkap Sefni.

Sefni mengatakan, ia dan istri juga anak-anaknya tidak tidur sejak terjadi erupsi sebelumnya.

“Apalagi  saat dengar gemuruh, kami semua duduk di ruang tengah dan berjaga-jaga jangan sampai gempa,” kata Sefni.

Emanuel Rofinus Bere, petugas PGA Lewotobi Laki-laki menghimbau agar masyarakat  tidak melakukan aktivitas pada radius 6 kilo meter sektoral Barat Daya-Timur Laut dan 7 kilometer dari pusat erupsi.

“Masyarakat  tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta waspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Lewotobi Laki-laki,” ujar Emanuel. (PT).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5