Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Indonesia dijajah Belanda. selama 350 Tahun Hanya Mitos dan Karangan Belaka

Indonesia tidak dijajah selama 350 tahun secara keseluruhan. Istilah itu lebih merupakan alat retorika perjuangan untuk membangkitkan nasionalisme.

Indonesiasurya
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:29:50 WIB
Ilustrasi

INDONESIASURYA.COM - Narasi bahwa Indonesia dijajah selama 350 tahun (3,5 abad) oleh Belanda sebenarnya adalah sebuah mitos sejarah atau penyederhanaan yang digunakan untuk tujuan politik dan nasionalisme pada masanya. Secara teknis dan historis, klaim tersebut tidak akurat.

Berikut adalah penjelasan terperinci mengenai alasan mengapa angka 350 tahun dianggap tidak tepat oleh para sejarawan:

1. Asal-Usul Angka "350 Tahun"
Angka ini didapat dari pengurangan tahun kemerdekaan (1945) dengan tahun kedatangan pertama orang Belanda, Cornelis de Houtman, di Banten pada 1596.
Kekeliruan: Pada 1596, Belanda datang hanya untuk berdagang, bukan menjajah. Mereka bahkan sempat diusir oleh penguasa lokal karena sikap yang kasar.
Tujuan Politik: Narasi ini dipopulerkan oleh tokoh nasional seperti Ir. Soekarno dan Mohammad Yamin
untuk membakar semangat persatuan rakyat.
Dengan menyebut penjajahan
yang sangat lama, rakyat merasa memiliki penderitaan yang sama sehingga lebih mudah bersatu melawan kolonialisme.

2. VOC Bukanlah Pemerintah Belanda
Dari tahun 1602 hingga 1799, wilayah Nusantara tidak dikuasai oleh negara Belanda, melainkan oleh VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), sebuah perusahaan dagang swasta.
Meskipun VOC memiliki hak istimewa (Octrooi) untuk berperang dan mencetak uang, fokus mereka adalah monopoli perdagangan.
• Pemerintah Kolonial Belanda secara resmi baru mengambil alih kekuasaan pada 1 Januari 1800 setelah VOC
bangkrut.

3. Penjajahan Tidak Terjadi Serentak
Belanda tidak langsung menguasai seluruh wilayah Indonesia dalam satu waktu. Mereka menaklukkan daerah-daerah di Nusantara secara bertahap selama ratusan tahun.
• Batavia dikuasai sejak 1619.
• Namun, banyak wilayah lain yang tetap merdeka dan berdaulat hingga awal abad ke-20. Contohnya:
• Aceh: Baru benar-benar takluk sekitar tahun 1904 setelah perang panjang.
• Bali: Kerajaan Klungkung baru jatuh pada 1908.
• Tapanuli: Perlawanan
Sisingamangaraja XII baru berakhir pada 1907.
Jika dihitung dari penaklukan total seluruh wilayah Belanda mungkin hanya benar-benar menjajah
"Indonesia" (sebagai satu kesatuan wilayah) selama sekitar 30 hingga 50 tahun saja.

4. Perspektif Hukum Internasional (G.J. Resink)
Sejarawan dan ahli hukum G.J. Resink adalah tokoh utama yang mematahkan mitos ini. Ia berargumen bahwa hingga tahun 1900-an, banyak kerajaan di Nusantara yang secara hukum internasional masih dianggap sebagai "Negara Merdeka" karena memiliki perjanjian diplomatik yang setara dengan Belanda, bukan sebagai bawahan.

Indonesia tidak dijajah selama 350 tahun secara keseluruhan. Istilah itu lebih merupakan alat retorika perjuangan untuk membangkitkan nasionalisme.

Secara faktual, masa penjajahan Belanda di tiap daerah berbeda-beda dan kekuasaan absolut mereka atas seluruh Nusantara sebenarnya berlangsung jauh
lebih singkat dari yang diajarkan di buku-buku sekolah lama.

Mengapa Angka 350 Tahun Dianggap Mitos?

Periode VOC (1602-1799): Masa ini lebih fokus pada perdagangan rempah-rempah melalui VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). VOC hanya menguasai beberapa pos dagang dan tidak mengontrol seluruh wilayah Nusantara; kerajaan-kerajaan lokal masih berkuasa.
Periode Hindia Belanda (1800-1942): Baru setelah VOC bubar tahun 1799, pemerintah Belanda secara langsung mengambil alih dan mulai membentuk pemerintahan kolonial yang lengkap (aparat hukum, militer) di Nusantara, yang dimulai sekitar tahun 1800.
Penaklukan Tidak Merata: Belanda membutuhkan waktu sangat lama untuk menaklukkan seluruh wilayah. Aceh, misalnya, baru sepenuhnya dikuasai pada awal abad ke-20 (sekitar 1901), bukan dari abad ke-17.
Intervensi Negara Lain: Ada jeda masa kekuasaan Prancis (1800-1811) dan Inggris (1811-1816) di antara kekuasaan Belanda. 
Jadi, Berapa Lama Sebenarnya?
Jika dihitung dari pendirian pemerintahan kolonial Hindia Belanda (1800) hingga menyerah ke Jepang (1942), masa penjajahan Belanda secara efektif adalah sekitar 142 tahun.
Namun, narasi 350 tahun terus bertahan karena dipopulerkan oleh tokoh nasional seperti Soekarno untuk membangkitkan semangat persatuan dan perlawanan, menciptakan memori kolektif perjuangan panjang. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3