Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


LBH SIKAP LEMBATA DESAK POLRES LEMBATA TANGKAP PELAKU PENGANIAYAAN ANAK DI OMESURI.

kita liat videonya sangat miris karena korban si anak diperlakukan tidak manusiawi, prilaku para pelaku kekerasan terhadap anak itu sangat primitif." Tegas Lamablawa

Indonesiasurya
Sabtu, 05 April 2025 | 19:44:47 WIB
Direktur LBH Sikap Lembata

Lembata,Indonesiasurya.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SIKAP Melalui Ketua DIvisi Perlindungan Perempuan dan Anak Vinsensius Nuel Nilan, S.H mendesak Polres Lembata segera tangkap dan proses pelaku penganiayaan anak di Kecamatan Omesuri yang sempat viral di media sosial itu.

Nuel Nilan menyayangkan hal itu bisa terjadi di Kabupaten Lembata ini, kita ini sudah cukup paham bagaimana mana memperlakukan anak, mengapa anak Masih ada yang dihakimi dengan pengadilan jalanan? Tanya Nuel

Lanjut pengacara inibahwa, apapun kesalahan anak, tidak bisa kita main hakim Sendiri dengan kekerasan yang tidak manusiawi ungkap Nilan.

Direktur LBH SIKAP Lembata Juprians Lamablawa juga menyayangi hal seperti itu bisa terjadi,

Bagi Juprians, anak adalah masa depan Kita, kalau ada hal keliru bisa kita ajar dengan cara yang lebih Arif tidak dengan cara-cara yang tidak beradab.

Mendidik anak tentang nilai adalah tanggung jawab kita semua, baik pemerintah, maupun masyarakat sekitar, termasuk para pelaku penganiayaan anak di Omesuri itu.

Lamabelawa mengatakan, jika anak diperlakukan demikian maka mentalnya sudah tentu akan luka, dan tentu berpengaruh pada tumbuh kembang si anak itu.

Menurut Direktur LBH SIKAP ini, saya dengar katanya si anak hidup yatim, jika benar yang bersangkutan anak yatim, maka mestinya kita memberikan perlindungan dan pembinaan secara baik, agar si anak bisa tumbuh kembang secara baik pula, ungkap Lamabelawa.

Polres Lembata segera tangkap pelaku, lalu di proses sesuai hukum, ujar Jup

"kita liat videonya sangat miris karena  korban si anak diperlakukan tidak manusiawi, prilaku para pelaku kekerasan terhadap anak itu sangat primitif." Tegas Lamablawa

Apapun alasannya, tindakan itu tidak bisa ditolerir karena menabrak norma sosial dan sudah tentu melanggar hukum, harus disikapi secara hukum dengan cepat, agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6