Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kades Amakaka, "Pembongkaran Median Jalan Trans Ileape Itu Hasil Rapat Di Desa, Kami Keliru Tidak Koordinasi Dinas Teknis"

Kami bongkar dan tata, tidak ada niat kami sedikit pun untuk, merusak median jalan. Hanya kami keliru dan kami akui bahwa, kami tidak berkoordinasi dengan dinas teknis" ungkap Ambrosius Boyang.

Indonesiasurya
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:41:43 WIB
Lokasi median jalan yang di bongkar untuk ditata

Lembata - Kepala desa amakaka, Ambrosius Boyang mengakui bahwa pihaknya mengambil langkah pembongkaran median jalan trans Ileape, tanpa melalui koordinasi dinas teknis yang berkompeten soal jalan seperti dinas PUPR dan Dinas perhubungan.

Kepada media ini (12/5/2026) melalui sambungan telp seluler kepala desa mengatakan, bahwa pihaknya tidak merusak median jalan, hanya membongkar untuk penataan dan itu lahir dari kesepakatan dalam rapat desa.

Ambrosius mengatakan, kami tentu tidak ingin merusak fasilitas negara cuma, dalam rapat didesa yang tertuang dalam berita acara, ada tiga hal yang jadi pertimbangan kami untuk melakukan pembongkaran median tersebut.

Dalam berita acara kesepakatan tersebut dijelaskan bahwa, Pada hari, Kamis tanggal tujuh bulan mei tahun dua ribu dua puluh enam, pukul enam belas, bertempat di Desa Amakaka diselenggarakan musyawarah kerja bakti pembersihan lokasi disekitar waisabu antara Pemerintah Desa Amakaka, Lembaga BPD dan Lembaga Adat serta para tokoh yang ada di Desa Amakaka.

Rapat dipimpin oleh tiga orang yakni, Ambrosius Boyang selaku kepala desa, didampingi oleh Ludgerus Lidan Unsur Ketua BPD dan Paulus Puden Unsur Lembaga Adat dan diikuti oleh 25 orang sesuai daftar hadir yang copyan dikirim ke redaksi media ini.

Adapun hasil musyawarah kesepakatan bersama antara lain:
1. Lokasi yang ada didepan patung dan waisabu menjadi tempat seremonial dan pintu
masuk atau gapura penjemputan tamu masuk desa secara permanen.
2. Median jalan kurang lebih delapan meter harus di bongkar karena, sering terjadi
kecelakaan dan berpotensi terjadi kecelakaan dikemudian hari.
3. Median jalan kurang lebih delapan meter harus dibongkar karena, setiap musim hujan
terjadi genangan air yang mengganggu lalulintas pengguna jalan.

Ambrosius mengatakan, kami tidak merusak tapi kami membongkar dan menata. Juga bukan untuk menyambut Anggota DPD Anggelius Wake Keko tapi memang berdasarkan kesepakatan kami tempat tersebut, mau kami jadikan lokasi  penyambutan tamu yang akan melakukan kunjungan apapun ke desa amakaka.

"Kami bongkar dan tata, tidak ada niat kami sedikit pun untuk, merusak median jalan. Hanya kami keliru dan kami akui bahwa, kami tidak berkoordinasi dengan dinas teknis" ungkap Ambrosius Boyang.

Kepala desa amakaka juga menegaskan bahwa dirinya tidak mencaci maki saudara Ferdinandus Koda karena dirinya mengatakan ia dan Ferdinandus masih ada hungan keluarga dekat jadi tentu tidak mungkin dirinya melakukan tindakan yang buruk.

"Saya menghormati beliau, sangat tidak mungkin saya, caci maki dia saudara, tapi saat dia tegur dan saya jelaskan bahwa kami lakukan ini sesuai hasil keputusan rapat desa. Saat itu bapak, kakak saya Ferdi Koda ini keluarkan bahasa saya lapor kau, jadi saya spontanitas merespon. Dari situ kami berdua adu argumen. Ketika itu banyak orang di lokasi dan saya sebagai kepala desa harus jaga wibawa saya sebagai pemimpin di hadapan masyarakat juga tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diharapkan sehingga, meminta beliau untuk pulang saja. Dan saya tidak usir dia tapi saya minta agar beliau pulang" cerita Ambrosius Soal awal mula kejadian.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Argentina Dalam Takdir Vozinha Palang Pintu Tanjung Verde

"Kami di sini untuk bersaing dan membuat hidup sulit bagi lawan kami,"Vozinha

| Senin, 29 Juni 2026
FORMAK LUTIM: Opini WTP Jangan Jadi Tameng dari Dugaan Korupsi

FORMAK LUTIM yang diwakili Putra sebagai Jenderal Lapangan menilai korupsi merupakan ancaman serius terhadap pembangunan

| Senin, 29 Juni 2026
Lembata Jadi Tuan Rumah Festival Internasional Lamaholot 2026, Akan Berlangsung Empat Hari

Beragam agenda budaya, pameran ekonomi kreatif, pertunjukan seni, hingga kunjungan ke desa-desa wisata telah disiapkan u

| Senin, 29 Juni 2026
GMNI Sikka Sebut Gubernur Melki Laka Lena Pajakin Rakyat Dengan Tabrak Aturan.

Bung Oecan me jelaskan, Pergub adalah peraturan di bawah Perpres. Maka, Pergub tidak memiliki kewenangan untuk menambah

| Senin, 29 Juni 2026
Turnamen Futsal Piala RT 10 RW 003 Pinang Ranti Memasuki Hari Ketiga, Lapangan Nirbaya V Dipadati Warga

“Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa. Turnamen ini bukan cuma soal menang kalah, tapi jadi ajang silaturahmi war

| Sabtu, 27 Juni 2026
PLN UIP Nusra Luncurkan Program Agroforestry Hetero, Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wewo

Saya mengajak seluruh penerima manfaat untuk menjaga dan menjalankan program ini dengan baik. Ini merupakan investasi ja

| Jumat, 26 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10