Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


LBH SIKAP: PAJAK DIBEBANKAN KEPADA KONSUMEN, PEMDA LEMBATA DISARANKAN KAJI SECARA MATANG RENCANA KEHADIRAN ALFAMART DAN INDOMARET DI LEMBATA

Kita tahu bahwa gerai moderen milik perusahaan waralaba Nasional itu memiliki standar nasional yang biaya operasionalnya sangat besar, lalu pajak operasional nya itu dibebankan kepada konsumen, itu sangat merugikan rakyat kita.

Indonesiasurya
Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:11:34 WIB
Wakil Direktur bidang Studi Kebijakan Publik, LBH SIKAP NTT Adrian Sosimus Laba, S.H

Lewoleba, 7 Agustus 2026. - Desas desus kehadiran retail modern (Alfamart dan Indomaret) di Kabupaten Lembata menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Ada kelompok masyarakat tertentu merespon positif rencana kehadiran Alfamart di Lembata, ada pula yang menolak dengan berbagai alasan yang rasional.


Atas pro dan kontra di masyarakat terkait rencana hadirnya gerai ritail modern ini, Lembata Bantuan Hukum dan Studi Kebijakan Publik Nusa Tenggara Timur angkat bicara.

Menurut LBH SIKAP NTT Pemda Lembata sebaiknya pertimbangkan secara matang dari berbagai aspek atas rencana kehadiran gerai waralaba berskala Nasional itu di Lembata.

Melalui Wakil Direktur bidang Studi Kebijakan Publik, LBH SIKAP NTT Adrian Sosimus Laba, S.H menyampaikan beberapa catatan kritisnya antara lain: (1) bahwa kehadiran gerai ritail waralaba level Nasional seperti Alfamart dan Indomaret, jangka panjang akan mematikan UMKM di Lembata.


Lanjutnya, kios-kios kecil milik warga lokal akan perlahan tutup permanen, hal ini berbanding terbalik dengan gagasan Pemerintah Daerah saat ini, yang ingin UMKM tumbuh secara cepat di Kabupaten Lembata. (2) bahwa kehadiran gerai retail level Nasional jika membebankan pajak kepada pihak konsumen dalam hal ini masyarakat Lembata, retail waralaba level Nasional seperti Alfamart dan Indomaret sebaiknya tidak perlu ada di Lembata.

Kita harap Pemerintah Daerah Lembata tidak dengan gampang, tanpa kajian mendalam membuka pintu untuk kehadiran mereka di kabupaten satu Pulau seperti Lembata, karena apabila biaya pajak objek yang dibelanjakan dibebankan kepada konsumen maka sama halnya rakyat Lembata boleh belanja namun wajib membayar pajak atas barang yang dibelanjakan, ini sangat-sangat merugikan konsumen.


Kita tahu bahwa gerai moderen milik perusahaan waralaba Nasional itu memiliki standar nasional yang biaya operasionalnya sangat besar, lalu pajak operasional nya itu dibebankan kepada konsumen, itu sangat merugikan rakyat kita.

Kami juga memberikan solusi kepada pemerintah daerah kabupaten Lembata, sebaiknya Pemerintah Daerah mendorong lahirnya gerai retail milik warga Lembata, agar ekonomi Lembata dikendalikan sendiri oleh warganya, jangan berikan ruang untuk ekonomi rakyat Lembata dikendalikan oleh waralaba level Nasional. Jika Pemerintah Daerah memberikan ruang kepada perusahan Waralaba level Nasional yang mengendalikan pasar di Lembata, maka jangan berharap banyak jika terdapat kios/warung milik warga dan UMKM Lembata dapat tumbuh secara baik.

Kami berpendapat bahwa Lembata perlu belajar dari Kota Padang di Minangkabau, di Kota Padang tidak ada satupun gerai moderen waralaba level Nasional di sana.

Pemerintah setempat membatasi kehadiran retail waralaba level Nasional yang berbendera raksasa seperti Alfamart atau Indomaret, Pemerintah Daerah Kota Padang memberikan kesempatan yang sangat luas kepada masyarakat setempat untuk membangun usahanya, ekonomi daerah dikendalikan sendiri oleh warganya.

Pemerintah Daerah Lembata perlu belajar dari Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, jika ingin melindungi kios/warung-warung kecil milik warga Lembata, ungkap Adrian.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Dinas Porabud Lembata: Pendaftaran ETMC XXXV Pakai Formulir, Pemda Siapkan Tim Sendiri

Terkait keikutsertaan tim, Kepala Dinas menegaskan sikap pemerintah daerah. Pemerintah memberi ruang bagi ASKAB PSSI Lem

| Jumat, 06 November 2026
Gaspar Sio Apelaby Soroti Kelangkaan BBM Lembata, Desak APH Usut Dugaan Penyusutan Volume

“Perlu penjelasan terbuka dari Pertamina Patra Niaga terkait dugaan selisih volume tersebut, guna memastikan setiap ki

| Jumat, 06 November 2026
Krisis BBM Lembata Memuncak, Ketua DPRD Desak Satgas Gandeng APH Perketat Pengawasan

“Perselisihan antara pengelola SPBU dan pihak transportir seharusnya diselesaikan melalui koordinasi dengan Pertamina

| Jumat, 06 November 2026
Kejari Lembata Beri Penerangan Hukum bagi 47 Satdik, Cegah Penyimpangan Dana Revitalisasi Sekolah

“Karena dana ini berasal dari keuangan negara dan dikelola sendiri oleh satuan pendidikan, kita harus waspada terhadap

| Jumat, 06 November 2026
Kepala Dinas Porabud: Kami Hati‑hati Gunakan Anggaran untuk Persebata Menuju ETMC

Terkait persiapan teknis, Dinas Porabud telah melengkapi seluruh dokumen pendaftaran dan daftar pemain.

| Kamis, 05 November 2026
Bupati Kanis Tinjau Pasar Pada, Pedagang Unggas Sampaikan Keluhan Penyakit Ayam dan Pencurian

Para pedagang ayam menyampaikan beragam kendala: keterbatasan stok pakan dan obat ternak, belum adanya kandang karantina

| Kamis, 05 November 2026
Bupati Lembata Janji Perbaiki Los Pasar Pada, Pedagang Sayur Akan Dapat Tempat Baru

“Pembenahan los ini menjadi prioritas kami, agar para pedagang sayur dan pedagang lain yang masih berjualan di emperan

| Kamis, 05 November 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9