Lewoleba - Wacana hadirnya ritel modern seperti Alfamart dan indomart di kota Lewoleba kabupaten Lembata, telah melahirkan sejumlah pendapat dan diskusi hangat di tengah masyarakat.
Ada yang melihat kehadiran Alfamart dan indomart sebagai pesaing, ada yang menduga akan membunuh UMKM dan berbagai hal negative lain namun, demikian tidak sedikit yang berharap gerai modern tersebut hadir di kota Lewoleba.
Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan Indomaret karena, akan memberikan kemudahan akses belanja kebutuhan harian bagi masyarakat luas
Ischar demikian penggiat koperasi ini disampaikan mengatakan, ada manfaat bagi Konsumen, seperti akses mudah sebab, lokasi gerai yang dekat dengan perumahan, perkantoran, dan jalan raya.
Selain itu menurut Ischar, Alfamart dan indomart miliki harga yang transparan dimana, Label harga tepampang dengan jelas pada barang jualan dan yang terpenting sistem pembayaran yang lengkap (tunai, kartu, QRIS).
Ia mengatakan, Alfamart dan indomart punya jam operasional yang pasti, bisa buka lebih lama, bahkan bisa 24 jam di beberapa titik strategis.
Ia menjelaskan, di ritel modern ini ada layanan tambahan, yang mana bisa untuk bayar tagihan listrik, beli pulsa, hingga ambil paket kiriman. Hal ini bagus sehingga usaha di Lembata lebih kompetitif pungkas Ischar Ladjar.
Ischar dengan hadirnya Alfamart dan indomart ada manfaat perekonomian Peluang kerja. Membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal di berbagai daerah.
Bisa juga menjadi mitra UMKM, karena akan ada ruang bagi produk lokal atau UMKM masuk ke pasar ritel modern.
Hal senada disampaikan Eduardus Leu yang juga mendukung hadirnya alfamart dan indomart karena menurut edu, Alfamart dan indomart menjadi rantai pasok yang mana ritel modern ini akan mendorong distribusi logistik yang efisien hingga ke tingkat kecamatan dan desa
Edu mengakui, bahwa memang kehadiran Alfamart dan Indomaret memberikan dampak ekonomi ganda yang positif bagi modernisasi ritel meskipun disisi lainnya bisa menekan kelangsungan usaha kecil di sekitarnya
Ia mengatakan, dampak positif ekonomi makro dan konsumen diantaranya penciptaan Lapangan Kerja bagi tenaga kerja lokal di daerah.
Selain itu ada kenyamanan belanja karena ritel menyediakan fasilitas belanja yang bersih, ber-AC, dan produk terjamin.
Efisiensi Rantai Pasok: Mendorong distribusi logistik nasional yang lebih cepat hingga ke tingkat pedesaan
Edu juga menjelaskan tentang dampak negatif ekonomi mikro dan UMKM.
Akan terjadi penurunan omzet warung, kios, Kecil, dan tentu akan mengurangi pendapatan pedagang kelontong atau kios tradisional karena kalah bersaing. Juga tekanan usaha lokal.
Ada sejumlah riset mencatat kehadiran minimarket terdekat berpotensi mematikan usaha eceran tradisional di radius tertentu. Dan ada kesenjangan Pasar. Ini dapat memicu polemik sosial-ekonomi terkait regulasi jarak antara ritel modern dan pasar tradisional namun demikian, bagi edu sebelum Alfamart dan indomart hadir sudah ada beberapa minimarket di Lembata dan tidak ada yang terganggu karena itu. hadirnya ritel modern masyarakat punya pilihan saat hendak berbelanja.