Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Marak kasus tanah di Lembata, direktur YLBH Sikap minta Aparat Penegak Hukum Tangkap Mafia tanah.

Praktek mafia tanah ini terus beroperasi di kabupaten Lembata tulis YLBH Sikap yang rilisnya diterima media ini (13/8/2024). YLBH merasa ada yang tidak beres dan seolah-olah persoalan ini di diamkan oleh aparat penegak hukum,

Indonesiasurya
Selasa, 13 Agustus 2024 | 21:30:34 WIB
Ama Raya Direktur YLBH Lembata

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Marak praktek mafia tanah di Lembata membuat masyarakat susah mendapatkan akses kepastian hukum atas hak mereka memiliki tanah. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/sudah-ada-dua-sumur-bor-berpotensi-10-mega-pln-akan-bor-lagi-di-dapur-alam-atadei-masyarakat-tanya-untuk-apa

Praktek mafia tanah ini terus beroperasi di kabupaten Lembata tulis YLBH Sikap yang rilisnya diterima media ini (13/8/2024). YLBH merasa ada yang tidak beres dan seolah-olah persoalan ini di diamkan  oleh aparat penegak hukum, 

Direktur YLBH SIKAP Lembata, Advokat Rafael Ama Raya, S.H.,M.H meminta Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Polres Lembata untuk bergerak cepat memberantas para mafia tanah di Lembata. Pasalnya, aksi-aksi para mafia tanah ini mengkhawatirkan dan telah memakan banyak korban di masyarakat. Dia menyarankan agar jajaran penegak hukum bisa menjalin kerjasama agar operasi berjalan dengan efektif dan lancar. 


Ama Raya mengungkapkan, terdapat sejumlah warga mengadu ke kantor YLBH SIKAP Lembata karena telah menjadi korban mafia tanah di kota Lewoleba Kabupaten Lembata. Dimana Total kerugian yang mereka alami diprediksikan mencapai miliaran rupiah.

 Ama Raya menceritakan ada seorang Ibu paru baya menjadi korban para pelaku mafia tanah padahal dia telah memasukan semua persyaratan permohonan pendaftaran tanah ke Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata, adapun salah satu persyaratan yang dia lengkapi adalah Putusan Pengadilan Negeri Lembata yang telah berkekuatan hukum tetap (BHT) yang dikeluarkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Lembata jo Berita Acara Eksekusi dari Pengadilan Negeri Lembata, namun para pelaku mafia tanah tetap menjalankan operasi praktek mafia tanah, jelasnya.  


Olehnya dia sangat berharap agar Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Resort Lembata dapat menangkap para pelaku mafia tanah di Lembata karena sangat meresahkan warga masyarakat di Kota Lewoleba,

menurut Ama, kalau semua diam maka para pelaku mafia tanah akan terus berjaya dan rakyat akan kehilangan tanah mereka, apakah kita biarkan saja ? Tanya Raya. 

Advokat yang terkenal lantang membela kebenaran ini menegaskan, Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Resort Lembata perlu memberi perhatian khusus untuk penanganan kasus ini. 


"Kasus mafia tanah di Lembata ini membuat saya risau, karena semakin lama semakin mengkhawatirkan. Karenanya saya berharap Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Resort Lembata untuk betul-betul memberikan atensinya dalam memberantas kasus mafia tanah" katanya. 

Lebih lanjut dia meminta Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Resort Lembata untuk mengungkap para backing dari mafia tanah ini. Dia meyakini, para mafia tanah bisa bergerak bebas karena mendapatkan dukungan dan perlindungan dari oknum-oknum terkait.

"Saya juga yakin mereka punya backing yang kuat, baik itu oknum di Pertanahan, pemerintah daerah, atau bahkan aparat sekalipun. Inilah tantangan yang harus diselesaikan oleh Pak Kejari Lembata dan Pak Kapolres Lembata. Tangkap para backing ini sampai ke akar-akarnya. ucapnya. 

Ke depan, Ama Raya berharap Kejaksaan Negeri Lembata dan Kapolres Lembata bisa lebih baik lagi dalam memberantas mafia tanah. Bahkan Raya tak segan mematok target tinggi pada Kejaksaan Negeri Lembata dan Kapolres Lembata terkait penanganan kasus mafia tanah di Kabupaten Lembata. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/bpjs-berubah-dan-tidak-tangung-seluruh-jaminan-kesehatan-secara-gratis

"Kita berharap di penghujung tahun ini Kejaksaan Negeri Lembata dan Polres Lembata bisa menangkap para pelaku mafia tanah di Lembata dan menyampaikan ke publik terkait penanganan kasus mafia tanah, Pastikan harus ada progres biar masyarakat Lembata merasa dilindungi oleh Aparat Penegak Hukum (Kejaksaan Negeri Lembata dan Kepolisian Resort Lembata). Tandas Ama Raya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7