Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Masyarakat Minta Pol PP Dan DLH Lembata Tidak Tidur Untuk Tertibkan Kuwari Tak Berizin

Pengerukan perut bumi untuk mendapatkan material galian c, cukup masif di batas kota, bundaran HI (hadakewa-ileape) akan tetapi, instansi terkait belum.juga turun melakukan penertiban padahal penambangan tersebut tidak berizin dan merusak lingkungan.

Indonesiasurya
Rabu, 12 Juni 2024 | 08:41:56 WIB
Gabriel Making/pemilik Kuwari berizin

Lembata,IndonesiaSurya.Com - Aksi penggalian dan pengambilan material galian C (pasir dan batuan) tak berizin, marak di Lembata namun demikian, masyarakat merasa Pol PP sebagai penegak perda juga Dinas Lingkungan Hidup Lembata instansi teknis yang menangani lingkungan, sepertinya sedang tidur pulas. 

Pengerukan perut bumi untuk mendapatkan material galian c, cukup masif di batas kota, bundaran HI (hadakewa-ileape) akan tetapi, instansi terkait belum.juga turun melakukan penertiban padahal penambangan tersebut tidak berizin dan merusak lingkungan.

Dari sejumlah informasi yang didapat media ini, ada empat Kuwari di seputaran batas kota bundaran Hi dan tiga diantaranya tidak kantongi izin. masyarakat bertanya-tanya ada apa dengan dinas lingkungan hidup Lembata? apakah mereka tidak mengetahui ada aktivitas pengambilan. material galian c tanpa izin?

Dalam Penelusuran, Indonesiasurya bertemu dengan Gabriel Boli Making salah satu pemilik Kuwari dari empat Kuwari di batas kota bundaran hi yang memiliki Izin.

Gabriel mengkisahkan bahwa, memang proses mendapatkan izin tambang galian c cukup panjang. kurang lebih satu tahun baru dia mendapatkan izin tersebut.

"Saya urus adminstrasi di kabupaten ini, makan waktu hampir tiga bulan karena, masih menunggu pembahasan di PUPR tentang lingkungan" ujar Gabriel. 

Saya ajukan kurang lebih 9 hektar lahan namun, waktu dipasang titik koordinat, ada hutan lindung sehingga sebagian lahan yang saya ajukan tidak biasa di proses. Barulah setelah dilakukan kajian dan lain-lain, kawasan yang bisa diproses hanya 3.09 hektar untuk jadi Kuwari saat ini. 

Gabriel Boli Making  direktur, CV  Bekko Yulka menjelaskan, izin yang didapatnya ini, karena kesadaran dirinya bahwa, dalam pengambilan material mesti kantongi izin agar, negara pun mendapatkan bagian dari pajak galian dan tidak dinikmati secara personal sebagai pemilik lahan.  

Jika orang muda Lembata saja, menyadari bahwa melakukan tambang mesti kantongi izin mestinya ,pihak lain yang juga mengolah perut bumi miliki kesadaran yang sama ujar Beda L Wayan warga kota Lewoleba. 

Dengan izin tambang galian c ini berarti proyek yang anggaran bersumber dari, APBN dan apbd bisa menghasilkan pendapat baru bagi negara dari pajak galian c dengan sah berdasarkan legalitas yang dimilik Kuwari  

sebagai masyarakat kami minta dengan tegas agar dinas lingkungan hidup maupun pol PP untuk segera menertibkan kuwari tak berizin pungkas Beda.(Sl/Red)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10