Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemdes Kalikur Gelar Musyawarah Desa Tahun 2025 Bahas PMK 81

Peraturan baru ini membawa sejumlah penyesuaian yang berdampak langsung pada prioritas pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pendanaan honorer desa.

Indonesiasurya
Rabu, 03 Desember 2025 | 21:02:56 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Lembata - Pemerintah desa Kalikur kecamatan Buyasuri kabupaten Lembata, mengelar musyawarah desa (musdes) tahun 2025 guna membahas, pkm 81/2025.

Dalam Musyawarah Desa kali ini, Pemerintah Desa Kalikur bersama BPD, Pendamping Desa dan para kader, Linmas, Guru PAUD, Bunda PAUD, Pengelola Perpustakaan, Ketua RT, Guru TPQ/TPA, Bidan Kontrak Desa beserta Operator Siskeudes berkumpul untuk menelaah isi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2025 tentang Pengalokasian Dana Desa sebagai perubahan atas PMK 108/2024.


Peraturan baru ini membawa sejumlah penyesuaian yang berdampak langsung pada prioritas pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pendanaan honorer desa. Oleh karena itu, desa perlu memastikan bahwa setiap keputusan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat, menjaga keberlanjutan pelayanan publik, dan memastikan tidak ada sektor penting yang terabaikan. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/dana-desa-non-earmark-2025-gagal-cair-83-desa-di-lembata-bakal-menanggung-hutang

Melalui Musdes ini, kita memperkuat komitmen untuk: memahami perubahan regulasi,, mengkaji dampaknya bagi desa,, menyusun langkah bersama agar Dana Desa tetap efektif, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh warga.

Amin Hasan Kepala desa Kalikur kepada Indonesiasurya.com menjelaskan bahwa, Desa kuat bukan hanya karena anggaran, tetapi karena musyawarah dan kebersamaan.

Amin mengatakan hal ini penting guna mewujudkan pengelolaan Dana Desa yang berpihak pada rakyat dan menjawab kebutuhan riil masyarakat Kalikur.

Dengan keluarnya PMK 81 ini ada banyak hal yang mesti dievaluasi karena hadirnya PMK ini, Tidak selaras dengan kebutuhan desa karena kebijakan dibuat dari atas, tanpa melihat beban kerja di lapangan. 


Desa mengalami berbagai kendala seperti, Honor kader ILP, Linmas, Lembaga Adat, Pengelola Perpustakaan, Operator Siskeudes, Bunda PAUD,, Guru PAUD, Bidan Kontrak Desa, Ketua RT, Guru TPQ/TPA terancam.

Selain itu juga Para pengabdi desa justru berpotensi kehilangan dukungan finansial. Dan Pelayanan dasar melemah. Baik dari sisi Kesehatan, pendidikan PAUD, keamanan, dan literasi terancam stagnan.

Bagi Amin dalam musdes tersebut, dikatakan bahwa hadirnya PMK ini tanpa melibatkan Desa yang mana kebijakan dibuat pusat tanpa mendengar aspirasi desa.
Administrasi makin rumit.
Bertambahnya prosedur hanya memperlambat
pelayanan kepada masyarakat pungkas Amin.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11