Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemuda 22 Tahun Asal Lamawara Ileape, Ditemukan Tak Bernyawa, Tergantung Di pohon Gamal

Emanuel Peka, saat ditemukan adiknya dalam keadaan tergantung dengan tali nilon ukuran 18 mili.

Indonesiasurya
Selasa, 07 April 2026 | 13:03:19 WIB
Foto tapi alat yang digunakan gantung diri

Ileape - Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Lembata, kali ini pemuda 22 tahun dari desa Lamawara kecamatan Ileape kabupaten Lembata provinsi NTT, ditemukan tak bernyawa tergantung d kebun.

Kisah tragis ini terjadi pada, hari senin tanggal 06 April 2026 sekitar pukul 19.30 wita.

Piket reskrim Polres Lembata yang mendapat laporan Bhabinkamtibmas polsubsektor ile ape, bersama tim identifikasi langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP)

Atas Penemuan mayat warga masyarakat yang meninggal diduga karena bunuh diri tersebut, piket reskrim dan tim identifikasi Polres menemukan Fakta diantaranya, bahwa Pada hari ini Senin tanggal 06 April 2026 sekitar pukul 18.00 wita, telah ditemukan korban meninggal akibat gantung diri.
Korban berinisial YO, adalah warga desa Lamawara.

Emanuel Peka (kakak kandung korban) orang pertama yang menemukan Korban menjelaskan bahwa saat ditemukan adiknya dalam keadaan tergantung dengan tali nilon ukuran 18 mili. 

Emnlanuel menjelaskan, Awalnya sekitar pukul 07.00 wita, korban berpamitan hendak ke kebun untuk mencari makanan babi. Sekitar pukul 18.00 wita, Korban tidak kunjung datang sehingga saksi mengajak saudara Fransiskus Simon Bahir untuk mencari Korban.
Tepat di lokasi kebun Mahen (liang merang) saksi melihat Korban sudah dalam keadaan tergantung dengan tali nilon di pohon gamal.
Sekitar pukul 19.20 wita,  KaPolsubsektor Ile Ape IPDA DARWIS, bersama anggota serta Bhabinkamtibmas datang ke lokasi kejadian kemudian Korban diturunkan dengan cara memotong tali. Kemudian Korban dibawah ke rumah korban yang beralamat di desa Lamawara.
Menurut saksi, Korban adalah adik kandung (bungsu) saksi. Korban adalah anak yang pendiam dan tidak memiliki riwayat penyakit. Saksi juga menjelaskan bahwa pada tahun 2023 korban pernah bekerja di Batam, pada tahun 2025 karena kakak korban yang bernama eva sedang sakit, sehingga pihak keluarga meminta korban untuk pulang.
Saksi menjelaskan bahwa awal tahun 2026 korban ingin pergi ke Batam untuk bekerja tapi pihak keluarga tidak ijinkan korban karena pihak keluarga tidak mempunyai biaya transportasi ke Batam.

Sementara itu Fransiskus Simon Bahir Menjelaskan, awalnya saksi berada di rumahnya lalu datang saudara Eman Peka meminta saksi untuk mencari Korban karena Korban tidak kunjung pulang.

Sekitar pukul 18.00 wita, saksi bersama saudara Emanuel Peka, menemukan Korban sudah dalam keadaan tergantung dengan tali nilon ukuran 18 mili di pohon gamal dilokasi kebun Mahen ( liang merang )

Ibu kandung korban, Maruina Basa Menjelaskan bahwa awalnya sekitar pukul 07.00 wita Korban meminta ijin ke saksi untuk menggunakan sepeda motor guna mencari makanan babi.
Berselang 10 menit kemudian, korban datang membawa makanan babi lalu menaruh di dapur dan menyimpan motor di rumah korban. Lalu Korban keluar rumah sementara saksi pergi ke dapur untuk masak arak. Karena Korban tidak kunjung pulang ke rumah maka sekitar pukul 15.30 wita saksi bersama suami saksi ( ayah kandung Korban ) pergi mencari Korban namun tidak ketemu. Kemudian saksi menyampaikan kepada kakak kandung Korban Yang Emanuel Peka agar mencari Korban.
Sekitar pukul 06.00 wita, saksi mendengar kabar bahwa Korban ditemukan di kebun Mahen ( liang merang ) sehingga saksi pergi ke lokasi tersebut dan melihat Korban sudah dalam posisi tergantung dengan tali nilon di dahan kayu gamal. 

Tim polres tidak  melakukan olah TKP dilokasi kejadian karena, Korban sudah dibawa oleh keluarga dan masyarakat ke rumah duka ( TKP rusak). Namun anggota Polsubsektor Ileape yang datang lebih awal, telah melakukan olah TKP sebelum korban diturunkan dari pohon tempat bunuh diri.

Pihak kepolisian dalam
Laporan mengatakan, Bahwa Pihak Keluarga Korban menerima Kejadian tersebut sebagai Musibah dan menolak dilakukan Autopsi.

Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan penolakan outopsi. Dan Pihak keluarga menyampaikan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu memperlancar proses evakuasi korban dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Dari Hasil pemeriksaan luar jenasah Korban diketahui bahwa, Tinggi badan 163 cm, Diameter leher 36 cm, Terdapat jejak jeratan di sekeliling leher, Posisi lidah tergigit, Terdapat cairan sperma di kemaluan korban, Posisi jari tangan kiri dan kanan mengepal dan Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh Korban.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Mengenal Lebih Dekat Patung Tuan Berdiri di Kapela Senhora Wureh

Setiap Jumat Agung, di Wureh juga terdapat tradisi arak-arakan. Ada tujuh pemberhentian yang dilalui. Ada juga confreria

| Selasa, 07 April 2026
Memalukan! Izin Legal Mandek, Dinas Dipertanyakan Nyali dan Netralitasnya

Kondisi ini memicu kritik keras dari kuasa hukum yayasan, Sugiyono, SE., S.H., M.H., yang ditemui di kantornya di sela a

| Senin, 06 April 2026
Basarnas Maumere Turunkan Personel Terbaiknya untuk Pengamanan SEMANA SANTA di Larantuka

Personel Basarnas ditempatkan di jalur prosesi utama, gereja-gereja besar, serta lokasi wisata yang berpotensi padat pen

| Jumat, 03 April 2026
Jumad Agung, OMK Paroki Thomas Morus Maumere Salib Yesus Di Depan Alfa Mart

Jalan Salib Tematis, Jumat (3/4/2026), sebagai pengingat kisah sengara Yesus yang mati di kayu salib untuk menebus dosa

| Jumat, 03 April 2026
Merespon Dinamika Global, Presiden Prabowo Ambil Langkah, Stabilitas Ekonomi

“Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh,”

| Jumat, 03 April 2026
Raja Larantuka ; " Semana Santa Adalah Bentuk Devosi Umat, Bukan Sekadar Atraksi Wisata"

“Berikanlah pesan dan kesan yang baik agar para peziarah yang datang bisa mengikuti segala rangkaian kegiatan Semana S

| Jumat, 03 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6