Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Penasehat Rumpun Adat Kande Api Geram : Tindak Tegas Pelaku Dugaan Pengrusakan dan Penimbunan Kuburan Adat

Setelah pihak kepolisian Polres Luwu turun tangan pada hari Selasa, 30 Juli 2024, untuk mengambil barang bukti terkait pelaporan tersebut, ditemukan lagi adanya Dugaan penimbunan kuburan di pinggir jalan yang dilakukan oleh pihak PT Masmindo Dwi Area.

Indonesiasurya
Sabtu, 03 Agustus 2024 | 21:58:03 WIB
Kamaludin samad

Luwu,Indonesiasurya.com -  Penasehat Rumpun Adat Kande Api, Kamaluddin Samad, dengan tegas dan geram menyatakan kekecewaannya terkait Dugaan  pengrusakan kuburan adat yang telah dilaporkan beberapa waktu lalu. 

Setelah pihak kepolisian Polres Luwu turun tangan pada hari Selasa, 30 Juli 2024, untuk mengambil barang bukti terkait pelaporan tersebut, ditemukan lagi adanya Dugaan penimbunan kuburan di pinggir jalan yang dilakukan oleh pihak PT Masmindo Dwi Area.

Menurut Kamaluddin Samad, sebelumnya hanya ada dua kuburan yang dipindahkan, namun kini bertambah satu lagi tanpa sepengetahuan masyarakat adat dan Ketua Adat Parengnge Kande Api.

"Kami sangat kecewa dan marah atas tindakan yang tidak menghormati adat dan tradisi kami ini," ujar Kamaluddin Samad dengan nada geram. Sabtu 3 Agustus 2024.

"Dugaan Pengrusakan dan pemindahan kuburan adat ini adalah tindakan yang sangat tidak bisa diterima dan melukai perasaan masyarakat adat Kande Api." Ujarnya

Kamaluddin berharap agar aparat yang berwenang dapat bekerja secara profesional dalam mengungkap pelaku Dugaan penimbunan dan pemindahan kuburan adat tersebut. "Harapan kami, aparat yang berwenang dapat bekerja dengan baik dan segera memproses pelaku yang terlibat dalam penimbunan dan pemindahan kuburan adat ini. Kami ingin keadilan ditegakkan demi menjaga kehormatan dan tradisi adat Kande Api," tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat adat Kande Api, yang selama ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan tradisi mereka. Kejadian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap situs-situs adat dan warisan budaya di wilayah tersebut.

Terkait isu tersebut, awak media ini mengkonfirmasi pihak perusahaan melalui telepon WhatsApp. Sabtu (3/8/2024). Pihak perusahaan merespons dengan pesan, "Tabe, sedang di jalan. Ada apa Bang?"

Hingga berita diterbitkan, media ini terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi ke pihak terkait guna keberimbangan pemberitaan selanjutnya. (bara/Red)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Bupati Kanis Dorong Peremajaan Jambu Mete, Lembata Kejar Investasi 2 Ribu Hektar

Rapat koordinasi yang dihadiri para penyuluh pertanian, Kepala Bappelitbangda, serta Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan

| Senin, 31 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7