Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Satu Tahun Sikka Dipimpin Bupati Juventus Prima Yoris Kago, GMNI Sebut Pemerintah Masih Terjerembab Maslah Pembangunan, Kesehatan Dan Pertanian.

GMNI Sikka menyampaikan bahwa Kabupaten Sikka membutuhkan tindakan cepat dan terkoordinasi untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Indonesiasurya
Jumat, 23 Januari 2026 | 13:31:36 WIB
Foto

MAUMERE – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka mengangkat berbagai persoalan krusial yang belum mendapatkan solusi nyata, sehingga berdampak negatif pada kehidupan masyarakat. Melalui audiensi yang difasilitasi DPD GMNI NTT dengan pihak pemerintah provinsi.

GMNI Sikka menyampaikan bahwa Kabupaten Sikka membutuhkan tindakan cepat dan terkoordinasi untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Pada pertemuan tersebut Ketua GMNI Cabang Sikka Wilfridus Iko menyampaikan bahwa berbagai sektor penting di Kabupaten Sikka menghadapi tantangan berat seperti:

WADUK NAPUN GETE: INVESTASI RP 880 MILYAR BELUM BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT

Bendungan Napun Gete, proyek strategis nasional yang dibangun sejak 2016 dan diresmikan pada Februari 2021, hingga saat ini belum berfungsi optimal. Kurangnya infrastruktur pendukung dan sistem kelembagaan yang efektif membuat air dari waduk tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk irigasi pertanian dan kebutuhan air masyarakat. Hal ini bertentangan dengan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, yang mengamanatkan bahwa sumber daya alam harus dipergunakan untuk kemakmuran rakyat.

RSUD DR. TC HILLERS: KRISIS TENAGA MEDIS SPESIALIS BERDAMPAK PADA KEAMANAN KEHIDUPAN

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Pulau Flores, RSUD dr. TC Hillers Maumere menghadapi kekurangan dokter spesialis, khususnya dalam bidang anestesi dan kandungan. Kondisi ini menyebabkan penanganan kasus darurat persalinan menjadi terhambat, meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian ibu dan bayi. GMNI Sikka menegaskan bahwa hal ini merupakan pelanggaran hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan berkualitas, sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

PETANI MAGEPANDA TERPINGGIRKAN HASIL PANEN TIDAK MASUK PROGRAM MBG

Petani padi Magepanda yang mampu menghasilkan hingga 800 ton beras per musim panen kini kesulitan memasarkan hasilnya. Alasannya, beras dari petani lokal ini tidak termasuk dalam kategori "premium" yang diterima oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi ini membuat pendapatan petani stagnan dan mengganggu kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. GMNI menilai bahwa kebijakan ini tidak sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang mewajibkan perlindungan dan pemberdayaan petani lokal.

KONFLIK AGRARIA DAN PERAMPASAN RUANG HIDUP BELUM TEMUI SOLUSI

Selain itu, masih terdapat persoalan konflik antara masyarakat adat suku Soge Natar Mage dan suku Goban Runut dengan PT. Krisrama, serta kasus perampasan ruang hidup masyarakat Desa Bu'u Tara, Kecamatan Tanawawo yang kawasan tanahnya diklaim sebagai kawasan hutan. "Kita mendesak agar semua pihak terkait dapat menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution) dengan melibatkan masyarakat secara langsung," jelas Wilfridus Iko.

GMNI AJUKAN REKOMENDASI KONKRET

Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, GMNI Sikka mengusulkan tiga langkah penting yang perlu segera diimplementasikan:

1. Pemerintah Provinsi NTT membentuk unit khusus untuk mengelola dan mengkoordinasikan pemanfaatan Waduk Napun Gete, guna memastikan proyek ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

2. Bidang Kesehatan Provinsi melakukan penempatan dokter spesialis anestesi dan kandungan secara segera, serta membuat program afirmasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di wilayah Flores.

3. Bidang Pertanian Provinsi melakukan standarisasi mutu beras Magepanda dan mengintegrasikannya ke dalam Program MBG, agar petani lokal dapat memasarkan hasil panen dengan mudah.

Wilfridus Iko mengajak Pemerintah Provinsi NTT untuk membangun kemitraan yang sinergis dengan GMNI dan masyarakat. "Kita berkomitmen untuk terus mendengarkan suara rakyat dari seluruh pelosok Kabupaten Sikka dan memastikan aspirasi mereka terealisasikan dalam kebijakan yang pro-rakyat," pungkasnya.

Dalam diskusi dan penyampaian aspirasi di terima baik dari Asisten I Gubernur, Diaspora,Kesbangpol Provinsi,Kepala Biro Pemerintahan Provinsi NTT.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10