Lembata - Siswa dengan kebutuhan khusus di lembaga pendidikan, sekolah luar biasa negeri (SLBN) Lewoleba Pamerkan berbagai Karya mereka, dalam ajang festival literasi Lembata 2026.
Tampilkan berbagai karya unik, seni dan penuh estetik seakan siswa slbn Lewoleba ingin mengatakan, kami telah banyak belajar dari para pendidik kami yang hebat, ini bukti bahwa kreativitas itu tanpa batas.
Hadirnya Stand Pameran dari SLBN Lewoleba dalam ajang Festival Literasi (FELITA) 2026, yang digelar di halaman eks kantor Bupati Lembata, Minggu (10/5/2026), membuktikan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus pun punya kemampuan yang baik jika diasa oleh tangan-tangan habat.
Stand SLBN Lewoleba menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung karena menghadirkan beragam hasil karya seni dan kreativitas para siswa berkebutuhan khusus yang sarat makna, nilai edukasi, dan semangat perjuangan.
Berbagai karya yang dipamerkan meliputi kerajinan tangan, lukisan, hiasan kreatif, hingga hasil karya daur ulang yang dibuat langsung oleh para siswa bersama para guru pendamping.
Seluruh karya tersebut menggambarkan kemampuan, bakat, serta potensi besar yang dimiliki anak-anak SLBN Lewoleba meskipun berada dalam berbagai keterbatasan fisik maupun mental.
Pelaksana Tugas SLBN Lewoleba, Paulus Geradus Hurint,S.T.,Gr., kepada wartawan mengatakan, keikutsertaan SLBN Lewoleba dalam Festival Literasi 2026, bukan sekadar memamerkan hasil karya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
“Anak-anak kami mungkin memiliki keterbatasan, tetapi mereka mempunyai semangat, mimpi, dan harapan besar untuk masa depan Indonesia. Melalui karya-karya ini, mereka ingin menunjukkan bahwa kreativitas tidak memiliki batas,” ujar Plt SLBN Geradus Hurint.
Kehadiran stand SLBN Lewoleba mendapat apresiasi dari masyarakat dan para pengunjung festival. Banyak warga terlihat antusias mengunjungi stand, mengamati hasil karya siswa, bahkan memberikan dukungan serta motivasi kepada para peserta didik.
Festival Literasi 2026 sendiri menjadi momentum penting untuk mendorong budaya literasi, kreativitas, dan pendidikan inklusif di Kabupaten Lembata.
Keterlibatan SLBN Lewoleba dalam kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan harus memberikan ruang yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang kondisi dan keterbatasan.
Dengan penuh semangat dan percaya diri, para siswa SLBN Lewoleba membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya.
Mereka hadir membawa pesan tentang harapan, ketekunan, dan cita-cita besar demi masa depan negeri dan bangsa Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Melalui stand pameran tersebut, SLBN Lewoleba berharap masyarakat semakin memahami pentingnya dukungan terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat terus tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.