Lembata - Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, Kamis (18/12/2025), meninjau langsung kerusakan Dermaga Penyeberangan Waijarang, Kecamatan Nubatukan, kabupaten Lembata Provinsi NTT akibat ditabrak kapal Inerie dua dan menyebabkan terganggunya aktivitas penyeberangan serta ekonomi masyarakat selama hampir satu bulan terakhir.
Saat meninjau lokasi, Wakil Bupati didampingi Kepala ASDP Cabang Lembata, Ananda Reza, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Drs. Yohanes Dedeo Arrimon.
Wakil Bupati melihat kondisi tiga dolphin dermaga yang miring serta sejumlah tiang pancang yang dilaporkan patah akibat insiden benturan KMP Inerie II.
Kerusakan tersebut terjadi pada 27 November 2025 saat KMP Inerie II melakukan manuver sandar di Pelabuhan Waijarang. Kondisi fasilitas yang rusak dinilai membahayakan keselamatan pelayaran sehingga pelayanan penyeberangan di pelabuhan tersebut dihentikan sementara.
Untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lembata mengalihkan sementara aktivitas embarkasi dan debarkasi kapal ke Pelabuhan Laut Lewoleba. Meski dilakukan dalam keterbatasan fasilitas, pelayanan penurunan barang ekspedisi tetap berjalan.
Pemerintah Kabupaten Lembata telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia (Persero), Syahbandar, serta mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan untuk percepatan perbaikan Dermaga Penyeberangan Waijarang.
Wabup Nasir menegaskan pentingnya percepatan perbaikan karena Pelabuhan Waijarang tidak hanya menjadi jalur utama distribusi, tetapi juga pintu masuk berbagai komoditas pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik pangan maupun papan, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga yang menggantungkan aktivitas ekonominya di pelabuhan tersebut.**
ProkompimPemKabLembata**