Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Anggota DPRD Lembata diminta Untuk Jujur, Jangan Omong Lain Buat Lain.

Ramdan, sebagai wakil rakyat kita mesti jujur itu saya sepakat bahwa perkataan dan perbuatan harus sejalan. Jangan, omong untuk dapat panggung simpati publik tapi pelaksanaan terbalik dari yang terucap

Indonesiasurya
Jumat, 05 September 2025 | 10:32:56 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata - Abdulrahman Muhamad atau lebih dikenal Haji Bareng Anggota DPRD fraksi Nasdem meminta agar semua wakil rakyat di Lembata untuk jujur ketika menyampaikan sesuatu. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/mantan-pimpinan-dprd-lembata-paulus-makarius-dolu-desak-pol-pp-awasi-dan-hentikan-pengambilan-material-galian-c-di-lokasi-tak-berizin 

https://indonesiasurya.com/serap-aspirasi-masyarakat-ketua-komisi-iii-dprd-provinsi-ntt-yohanes-derosari-bawa-anggaran-untuk-perbaiki-jalan-di-lembata

"Anggota dewan harus bicara jujur, jangan omong lain, buat lain" ujar Abdurahman Muhamad.

Hal ini disampaikan haji bareng setelah, rapat paripurna pemandangan umum fraksi terkait pajak dan retribusi menanggapi pendapat yang di lontarkan Ramdan Kalang Nama.

"Ramdan selalu .mengulangi hal yang sama setiap paripurna jadi saya minta kalau ada bukti seperti yang dia duga silakan laporkan saja ke APH" tegas Haji Bareng.

Ramdan Kalang Nama anggota DPRD dari partai Perindo usai paripurna diminta komentarnya menjelaskan, tanggapan yang disampaikan Haji Bareng terlalu berlebihan.

Ramdan mengatakan, dalam paripurna tersebut Sejak awal saya hanya mengingatkan itu judul besarnya.

"Jabatan ini tidak ada makna kalau, tidak hal yang kita lakukan untuk masyarakat" ujar Ramdan.

Ia melanjutkan bahwa, Kita ingatkan pemerintah supaya hal - hal yang biasa kita dengar di luar, misalnya bagi - bagi proyek atau dugaan Monopoli perdagangan itu tidak perlu lagi ujar Ramdan.

Lanjut Ramdan, sebagai wakil rakyat kita mesti jujur itu saya sepakat bahwa perkataan dan perbuatan harus sejalan. Jangan, omong untuk dapat panggung simpati publik tapi pelaksanaan terbalik dari yang terucap

Sejalan dengan itu Alex Atawolo mengatakan dirinya juga mendapat pengaduan soal .proses pengadaan ayam beku.

Atawolo mengatakan, selama ini ada reseler yang bermitra dengan Pelni mart dimana mereka mendapat suplai ayam dari Pelni dan tidak masalah tapi kemudian ada kebijakan pemerintah agar mengedepankan peternak ayam Lembata (permata) UMKM banyak yang guling tikar karena peternak kita belum siap.

Alexander mengatakan, Yang menarik bahwa setiap kali pengadaan ayam beku harus dapat rekomendasi dari dinas pertanian ketahan pangan. Yang mana rekomendasi itu hanya berlaku satu Minggu jadi kalau habis minggu depan mereka urus lagi tapi  itupun tidak langsung dikeluarkan dan ini sangat kita sesalkan

Anggota DPRD dari fraksi Golkar ini menjelaskan bahwa,, pada beberapa kesempatan lalu sudah dijelaskan bahwa, Kebutuhan ayam beku di Lembata kurang lebih, 22 ton perbulan nah ini tinggal bagaimana kebijakan pemerintah membagi kuwota secara adil.

"Dengan diketahui jumlah kebutuhan kita maka akan mudah bagi pemerintah untuk membagikan kuwota. Misalnya 60 atau 70% pemerintah ambil untuk peternak ayam lokal, sisanya diberikan kepada reseler atau masyarakat umum sehingga UMKM bisa berkembang" urai Atawolo.

Kita minta kuwota di bagi agar, tidak ada pihak yang memonopoli karena reseler lain juga punya jalinan kerjasama dengan Pelni mart atau sebagai pemasok daging untuk MBG.

Pemerintah mesti mengkaji dan membagi kuwota secara baik agar tidak di monopoli pihak tertentu dan mengabaikan pihak lain. Dengan langkah ini saya yakin akan mudah bagi dinas mengeluarkan rekomendasi.

"Saya minta pemerintah lakukan pembagian kuwota secara jelas antara permata dan reseler yang kerjasama dengan Pelni mart sambil, kit la mempersiapkan fasilitas pendukung kerja-kerja peternak lokal" urai Alexsandro.

Diakhir pertemuan dengan media ini, Alexsandro meminta pemerintah melalui dinas pertanian dan tanaman pangan agar tidak hanya prioritas pada peternak ayam lokal lalu mematikan reseler yang juga sebagai orang kita.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7