Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Anggota DPRD Provinsi NTT Viktor Mado Watun Gelar Konsultasi Publik Atas Tiga Buah Ramperda.

Bagi Mado Watun revitalisasi kearifan lokal adalah upaya strategis untuk menghidupkan kembali, dan mengembalikan nilai-nilai tradisi, pengetahuan, dan praktik masyarakat lokal yang mulai terpinggirkan atau terlupakan.

Indonesiasurya
Minggu, 07 Desember 2025 | 15:47:54 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Lembata - Viktor Mado Watun anggota DPRD provinsi NTT mengelar konsultasi publik atas tiga buah ramperda provinsi NTT yang rencananya akan dijadikan salah satu rujukan hukum di NTT.

Tiga buah ramperda dalam konsultasi publik tersebut diantaranya pertama tentang perlindungan tenaga kerja informal bukan penerima upah, kedua tentang tangungjawab sosial dan lingkungan perusahaan dan yang ketiga adalah pemajuan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut.

Viktor Mado Watun mengatakan bahwa semua masukan, saran dan kritik terhadap naskah ramperda yang hari ini (5/12/2025) dilakukan konsultasi publik ini selanjutnya akan dievaluasi untuk ditetapkan sebagai perda provinsi NTT.

Viktor mengatakan, untuk ramperda kearifan lokal diajukan dengan pendapatan pada sembilan asas yakni ; Azas keterpaduan, Azas keserasian keselarasan dan keseimbangan, Azas keberlanjutan, Azas keberdayagunaan dan keberhasilgunaan, Azas keterbukaan, Azas kebersamaan dan kemitraan, Azas perlindungan kepentingan umum, Azas kepastian hukum dan keadilan dan Azas akuntabilitas.

Bagi Mado Watun revitalisasi kearifan lokal adalah upaya strategis untuk menghidupkan kembali, dan mengembalikan nilai-nilai tradisi, pengetahuan, dan praktik masyarakat lokal yang mulai terpinggirkan atau terlupakan.

Sementara itu Benediktus Bedil Pureklolon ketua LSM Barakat  yang salah satu ngo yang mendorong lahirnya ramperda kearifan lokal pada kesempatan tersebut memberikan dukungan agar ramperda ini bisa ditetapkan sebagai perda provinsi NTT.

Ben Bedil Pureklolon  mengatakan, restorasi kearifan lokal adalah upaya pemulihan dan penguatan kembali pengetahuan, nilai-nilai dan praktek tradisional yang dimiliki masyarakat lokal yang mungkin telah mengalami penurunan atau terancam oleh modernisasi atau perubahan lingkungan agar dapat kembali berperan aktif dalam menjawab tantangan hidup

Bagi Pureklolon, proses ini untuk mengembalikan kearifan lokal ke kondisinya untuk memulihkan fungsi dan keseimbangan dalam tatanan sosial budaya masyarakat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7